Probolinggo

Tragedi Turis Rusia Kehabisan Uang Tidur di Kuburan Probolinggo, Ternyata ini Aturan Imigrasi

Tragedi Turis Rusia Kehabisan Uang Terjadi Lagi, Kali ini Tidur di Makam Probolinggo. Bagaimana Kebijakan Imigrasi Indonesia untuk Turis Mancanegara?

Tragedi Turis Rusia Kehabisan Uang Tidur di Kuburan Probolinggo, Ternyata ini Aturan Imigrasi
Kompas.com
Boris Osmanov, seorang turis asal Rusia, tidur di garasi pemilik apotek sebelum dibawa ke rumah sakit. 

SURYAMALANG.COM - Seorang turis asal Rusia mengejutkan warga saat ditemukan tidur dalam tenda di kompleks pemakaman umum di Desa Sepuh Gembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Turis yang kemudian diketahui bernama Boris Osmanov itu semula dikira pencuri ternak warga, karenanya sempat dibawa ke Polsek setempat, Mapolsek Wonomerto.

Tak sampai di situ, saat di Mapolsek Boris Osmanov meminta diantarkan ke apotek.

Tapi nyatanya dia tak punya uang untuk beli obat dan justru tidur di depan apotek di wilayah Kota Probolinggo.

Melihat turis tersebut tidur di depan apotek, pemilik apotek tak sampai hati dan mengantarkannya ke garasi serta memberinya tikar dan kasur.

Menurut AKP Sugianto, Kapolsek Wonomerto, Boris Osmanov mengaku turun dari jip setelah pulang berwisata dari Gunung Bromo lantaran sakit perut. 

“Turun di Desa Sepuh Gembol. Dia kemudian buang hajat karena diare. Setelah itu, dia mendirikan tenda dekat makam. Tenda itu sempat dikira dihuni pencuri ternak oleh warga. Setelah dicek, ternyata seorang turis,” tutur Sugianto. 

“Dia minta diantar ke apotek, kami antar. Terus dia minta polisi yang mengantarnya pulang karena Boris mengaku mau melanjutkan wisata,” tambahnya.

Ternyata turis yang di negaranya bekerja sebagai sekuriti perusahaan swasta itu kehabisan uang seusai berkunjung ke Gunung Bromo. 

Pria 45 tahun itu rupanya menderita diare yang kemudian dibawa ke RSUD dr Mohammad Saleh, Rabu (14/11/2018) malam, melansir Kompas.com "Turis asal Rusia Tidur di Kuburan Pakai Tenda gara-gara Diare Pulang dari Bromo".

“Dokter menyarankan supaya rawat inap, dia sakit perut dan diare. Biaya perawatannya ditanggung Polresta. Jika sudah sembuh, nanti akan kita koordinasikan, sambil menghubungi Kedubes Rusia. "

Halaman
12
Penulis: Insani Ursha Jannati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved