Tulungagung

Hanya 132 CPNS Di Kabupaten Tulungagung Yang Lolos SKD, Padahal Kuota 546 Formasi

Pemkab Tulungagung mengusulkan agar panitia seleksi (Pansel) pusat menurunkan “passing grade” atau nilai kelulusan.

Hanya 132 CPNS Di Kabupaten Tulungagung Yang Lolos SKD, Padahal Kuota 546 Formasi
suryamalang.com/David Yohanes
Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Kabupaten Tulungagung mendapatkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebanyak 546 orang. Namun hasil tes seleksi yang dilaksanakan tiga gelombang, hanya 132 yang sudah dinyatakan lolos.

“Dari gelombang satu dan gelombang dua, yang lolos 132. Saya belum tahu yang gelombang tiga,” kata Plt Bupatu Tulungagung, Maryoto Birowo, Senin (19/11/2018). Dari hasil tes tersebut, dipastikan jumlah yang dinyatakan lolos tidak sampai 50 persen dari kuota.

Menurut Maryoto, salah satu sebabnya karena standar nilai yang ditetapkan cukup tinggi. Karena itu Pemkab Tulungagung mengusulkan agar panitia seleksi (Pansel) pusat menurunkan “passing grade” atau nilai kelulusan.

“Tidak hanya Pemkab Tulungagung, pemerindah daerah di seluruh Indonesia juga melakukan hal serupa. Karena fenomena ini terjadi di seluruh Indonesia,” ungkap Maryoto.

Penurunan nilai kelulusan ini, lanjut Maryoto, sangat mungkin dilakukan untuk mencapai kuota CPNS. Caranya bisa dengan melalui tes ulang, atau berdasarkan hasil tes yang sudah dilakukan.

“Kalau tes ulang berarti kan ada anggaran lagi,” tambah Maryoto.

Formasi yang ditetapkan BKN untuk Kabupaten Tulungagung terdiri dari 305 guru SD, 10 guru agama Islam, 178 tenaga kesehatan dan 50 tenaga teknis. Dari alokasi itu, ada formasi khusus untuk guru K2 yang memenuhi syarat.

Selain itu ada alokasi untuk predikat cumlaude sebanyak 5 persen, dan disabilitas sebanyak 1 persen. Pemkab Tulungagung telah mengalokasikan Rp 700 juta untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved