Sportarema

Mendekati Garis Finis, Pelari Borobudur Marathon 2018 Pingsan dan Akhirnya Meninggal Dunia

Aswito berujar, Firman tiba-tiba pingsan sesaat sebelum memasuki garis finis di Taman Lumbini Komplek Taman Wisata Candi Borobudur Magelang.

Mendekati Garis Finis, Pelari Borobudur Marathon 2018 Pingsan dan Akhirnya Meninggal Dunia
KOMPAS/Aditya Putra Perdana
ILUSTRASI - Para pelari half marathon (21,0975 km) memulai lomba pada pukul 05.30, ditandai dengan flag off atau pengangkatan bendera oleh CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chi An 

Tim dokter kesulitan mendiagnosa kondisinya, sebelum akhirnya Firman mengembuskan napas terakhir di rumah sakit Yogyakarta.

Aswito enggan berasumsi lebih jauh terkait adanya dugaan Firman terlalu memaksakan diri untuk menyelesaikan lomba lari.

Apalagi informasi yang diperoleh, Firman tidak memiliki riwayat sakit sebelumnya.

Ia mengungkapkan, Firman juga ikut full marathon pada event yang sama tahun lalu. Saat itu, ia sukses sampai garis akhir dengan catatan waktu 6 jam 57 menit.

Tahun ini, Firman hampir finis dalam waktu 6 jam 59 menit.

"Kami tidak bisa memastikan apakah dia memaksakan diri atau tidak. Kalau dilihat catatan waktu dari tahun lalu dan sekarang tidak terpaut jauh," kata Aswito.

Pihak penyelenggara, dalam hal ini Harian Kompas, Bank Jateng, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, telah berkunjung ke rumah duka di Banyumas untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Penyelenggara juga memberikan asuransi serta tali asih.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved