Tuban

Bupati Tuban Larang Potong Sapi Betina Produktif Dan Bobot Di Bawah 250 Kilogram

jika sapi betina dan sapi berbobot di bawah ketentuan tetap dipaksa untuk dipotong, maka tentu akan merugikan secara tidak langsung.

Bupati Tuban Larang Potong Sapi Betina Produktif Dan Bobot Di Bawah 250 Kilogram
suryamalang.com/Mochamad Sudarsono
Bupati Tuban mengecek kondisi sapi saat kontes ternak berlangsung 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Bupati Tuban, Fathul Huda hadir dalam kontes ternak yang digelar oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) setempat.

Dalam kontes tersebut, sapi dan kambing diikutkan untuk dilombakan dengan berbagai kategori. Seperti berat badan, lomba tingkat kesuburan, dan kriteria lainnya.

Bupati juga menyampaikan, pengembangan bidang peternakan tersebut memiliki banyak makna. Di antaranya adalah peningkatan ketahanan pangan, peningkatan gizi dan perekonomian peternak.

Sehingga, masyarakat diharapkan tidak asal dalam memotong atau menyembelih sapi, terutama sapi betina yang produktif.

"Jangan memotong sapi betina yang produktif, dan juga berat di bawah 250 kilogram," kata Bupati, Selasa (20/11/2018).

Mantan ketua PCNU Tuban itu menjelaskan, jika sapi betina dan sapi berbobot di bawah ketentuan tetap dipaksa untuk dipotong, maka tentu akan merugikan secara tidak langsung.

Sebab, sapi masih berpotensi untuk terus tumbuh, sehingga dimungkinkan bobotnya bertambah.

Bupati berlatar belakang kyai itu menambahkan, agar nantinya dapat dibangun tempat penampungan sapi. Sehingga, nilai jualnya dapat lebih tinggi dan mampu menjaga stabilitas harga daging sapi.

"Sapi masih berpotensi untuk terus tumbuh, ada klasifikasi sapi yang dibolehkan untuk dipotong. Tidak sembarangan," pungkasnya. 

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved