Breaking News:

Surabaya

Kisah Pilu Mengurus Pajak Kendaraan Pakai Jasa Calo di Surabaya, Ada yang Kehilangan Uang Rp 6 Juta

Jangan mempercayakan calo untuk mengurus administrasi, termasuk mengurus biaya pajak atau balik nama di Samsat.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Pipit Maulidiya
Antrean di Samsat Surabaya Timur, Rabu (21/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Jangan mempercayakan calo untuk mengurus administrasi, termasuk mengurus biaya pajak atau balik nama di Samsat.

Masyarakat harus hati-hati pada bantuan yang ditawarkan calo.

Kepala Urusan Samsat Surabaya Timur, AKP Mala Darlius mengungkapkan banyak masyarakat yang tertipu oleh para calo.

( Baca juga : Gak Perlu Pakai Calo, Simak Cara dan Syarat Mengurus Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jatim Ini! )

Selain itu, biaya mengurus administasi pun lebih mahal bila mengurus menggunakan jasa calo.

“Banyak yang terkena tipu setelah berkas dibawa calo. Saat akan membayar pajak tahun depan, ternyata menunggak.”

“Jadi jangan sampai percaya kepada orang yang tidak dikenal,” kata AKP Mala kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (21/11/2018).

( Baca juga : Bukan Persija Atau Persib, Mantan Pelatih Arema Ini Jagokan PSM Jadi Juara Liga 1 2018 )

Perwira Administrasi Samsat Surabaya Timur, Iptu Wardaya berharap masyarakat tidak mudah mempercayakan berkasnya kepada orang lain atau calo.

“Ada warga yang mengurus balik nama tapi tidak membawa KTP. Lalu dia keluar kantor untuk mencari bantuan calo.”

“Calo itu membawa berkas dan uangnya. Ternyata tidak ada kabar sampai berhari-hari.”

( Baca juga : Pesan Penting Mantan Pemain Arema dan Persib Bandung untuk Supardi Nasir )

“Akhirnya uangnya hilang. Padahal uangnya sampai  Rp 6 juta.”

“Jadi agar lebih mudah dan cepat, lebih baik mengurus sendiri.”

“Apalagi di sini ada pemandunya,” kata Iptu Wardaya.

( Baca juga : Dituntut 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Penipuan, Dimas Kanjeng Minta Keringanan ke Hakim )

Polisi terus berupaya membersihkan para calo di sekitar Samsat.

“Tapi masyarakat harus tetap harus hati-hati,” imbuhnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved