Mojokerto

Jalur Pacet - Cangar Rawan Celaka, Ini Rekomendasi Forum Lalu Lintas untuk Pemkab Mojokerto

Kecelakaan maut kerap terjadi di jalur Pacet, Kabupaten Mojokerto menuju Cangar dan tembus Kota Batu.

Jalur Pacet - Cangar Rawan Celaka, Ini Rekomendasi Forum Lalu Lintas untuk Pemkab Mojokerto
JALUR TENGKORAK - Mobil Suzuki APV Arena nopol N 1793 HR menabrak 5 motor sekaligus di turunan Desa Kemiri, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jumat (28/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Kecelakaan maut kerap terjadi di jalur Pacet, Kabupaten Mojokerto menuju Cangar dan tembus Kota Batu.

Medan jalan di sana menanjak dan menurun curam sehingga sering memicu kecelakaan karena rem blong.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Boby Zulfikar, mengatakan pihaknya bersama Forum Lalu Lintas memberikan masukan kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk membuat jalur alternatif.

"Jalur alternatif masih dalam tahap pengkajian. Jalur alternatif nantinya lebih landai, elevasinya hanya 15. Kajian terfokus pada jalur turunan," katanya, Kamis (22/11/2018).

Target pembangunan jalur alternatif akan rampung pada tahun 2020. "Tahun 2019 masuk pagu anggaran dan tahun 2020 sudah realisasi dan selesai pengerjaan jalur alternatif," ujarnya.

Bobby mengungkapkan, untuk menghindari kecelakaan para pengendara sebaiknya memeriksa kelaikan kendaraan terlebih dahulu. Hal itu dilakukan agar ketika melintas di Jalur Cangar-Pacet kendaraan tak mengalami masalah, terutama rem blong. Karena sekali mengalami masalah akan berakibat fatal.

"Selain memeriksa kesehatan sopir, kesehatan kendaraan juga perlu diperiksa," katanya.

Dia menambahkan, ketika melintas diturunan curam, supir sebaiknya memasukkan gigi transmisi satu. Selain itu, pengendara setidaknya menyempatkan untuk mendinginkan rem selama 30 menit ketika berada di daerah Turunan AMD, Gotekan, Pacet, Kabupaten Mojokerto.

"Rem blong terjadi karena remnya panas. Mereka harus bertahap saat mengerem atau berhenti untuk mendinginkan. Saat akhir pekan banyak relawan dan polisi di Sendi dan Gotekan  yang memberikan imbauan dan aba-aba kepada pengemudi. Pengemudi harus memperhatikan aba-abanya," terangnya.

Dia menyebutkan, kecelakaan di jalur Pacet-Trawas biasanya terjadi pada akhir pekan. Angka kecelakaan di sana juga mengalami peningkatan, khususnya November tahun ini.

"Setiap satu bulan kami pasti mendapat laporan adanya kecelakaan di daerah Gotekan. Setiap satu bulan minimal kami mendapat laporan dua kecelakaan," sebutnya.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved