Persebaya Surabaya

Ruben Sanadi Ungkap Rahasia Bisa Tampil Apik pada Usia Kepala Tiga

Ruben Sanadi, salah satu bek kiri Persebaya, menjadi pemain yang tidak tergantikan di sisi kiri pertahanan Persebaya.

Ruben Sanadi Ungkap Rahasia Bisa Tampil Apik pada Usia Kepala Tiga
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Winger Persebaya Surabaya, Ruben Sanadi (melompat), saat menghadapi Borneo FC, Sabtu (13/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYARuben Sanadi, salah satu bek kiri Persebaya, menjadi pemain yang tidak tergantikan di sisi kiri pertahanan Persebaya.

Espolsifitas pergerakannya yang kerap membantu serangan menjadikan mantan pemain Persipura itu menjadi ancaman tersendiri bagi pertahanan tim lawan.

Disampaikan Ruben Sanadi, tetap bisa menjaga performa di usianya yang tidak lagi muda, karena dirinya banyak mengambil contoh dari pemain-pemain senior yang tetap energik di usianya yang tidak lagi muda, seperti Ismed Sofyan (Persija) dan Supardi Natsir (Persib Bandung).

“Saya harus ambil contoh senior-senior saya yang masih bisa main di usia sudah tidak muda lagi, ada Ismed sofyan, Supardi dan lainnya. Dari mereka yang paling utama adalah Disiplin,” terangnya, Kamis (22/11/2018) usai latihan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo.

Terlebih, bagi Ruben, usia hanyalah angka, selama tubuh masih bisa bekerja, menurutnya bukan suatu masalah.

“Angka usia tidak masalah buat saya, karena tubuh masih bisa bekarja, saya tidak perlu dengar orang bilang sudah sudah tua, saya tidak ada pikiran tentang itu, saya rasa saya masih bisa main bola 10 tahun kedepan,” tambah Ruben.

Akibat performanya itu, lini pertahanan Persebaya semakin kokoh. Dari enam laga terakhir menghadapi tim-tim kuat papan atas, gawang Bajul Ijo hanya kebobolan enam gol. Dengan catatan, dari enam laga itu Persebaya cukup produktif dengan mencetak 20 gol.

Saat ditanya tentang kokohnya lini pertahanan Persebaya, Ruben mengatakan itu semua karena komitmen dan kerja sama dari semua pemain.

“Paling utama adalah komitmen temen-temen dan kerja sama tim. Kami punya komitmen, setiap laga sisa kita harus memberikan segalanya, kemampuan kita untuk Persebaya,” tegas Ruben.

Selain komitmen, semua pemain juga menanamkan prinsip tidak akan pernah melihat kemampuan lawan, lebih fokus pada kekuatan sendiri.

“Kami tidak pernah melihat lawan, siapapun lawan yang akan dihadapi, seberapapun hebatnya lawan, itu tidak perlu kita lihat. Saya pribadi juga selalu bilang itu sama teman-teman, termasuk di laga nanti melawan Bhayangkara, kita fokus ke kekuatan tim sendiri,” tuturnya.

Di luar itu, Ruben berharap, di sisa laga Persebaya, Bonek selalu setia memberikan dukungan agar para penggawa Bajul Ijo bisa lebih termotivasi dalam menjalani laga.

“Kita lihat kita saja, kita kompak terus, dan semoga dikehendaki tuhan dan kita dapat hasil yang positif lagi di hari esok. Untuk masyarakat Surabaya terutama Bonek-Bonita harus datang, biar spiritnya luar biasa,” pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved