Arema Malang

Faktor Penyebab Barito Putera Tak Stabil Di Putaran Kedua Liga 1

Barito yang sebelumnya merupakan tim yang tak begitu dijagokan di Liga 1, saat putaran pertama justru membuat kejutan berada di papan atas.

Faktor Penyebab Barito Putera Tak Stabil Di Putaran Kedua Liga 1
suryamalang
Arema FC vs Barito Putera 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kompetisi Liga 1 menyimpan banyak misteri khususnya pada persaingan sengit posisi klasemen. Beberapa tim yang pada putaran pertama dijagokan sebagai kandidat juara justru kini satu persatu mulai teracak dan bahkan menjauhi posisi puncak.

Sedangkan tim papan bawah yang semula menjadi kandidat degradasi kini mulai naik dan meringsek ke papan atas.

Hal ini yang juga dialami Barito Putera, calon lawan Arema FC pada pekan 32 ini di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (24/11/2018) nanti sore.

Barito yang sebelumnya merupakan tim yang tak begitu dijagokan di Liga 1, saat putaran pertama justru membuat kejutan berada di papan atas, bersama dengan PSM Makassar, Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Namun prestasi itu sedikit demi sedikit luntur, khususnya ketika memasuki putaran kedua. Posisi Barito terus merosot hingga kini berada di posisi sembilan klasemen dengan 43 poin.

Terkait kondisi tak stabil yang dialami Barito, Jacksen F Tiago Pelatih Barito membeberkan satu fakta penyebab melorotnya prestasi timnya ini.

"Saya meeting, saya pernah membawa sebuah gambar ilustrasi tentang manusia dan kuda. Kuda yang sangat kuat saja bisa didominasi oleh manusia yang punya akal. Dan itu lah yang sedang terjadi dalam Barito," kata Jacksen F Tiago, Sabtu (24/11/2018).

"Dalam tim ini hampir semua pemain kami bermain di klub papan tengah ke bawah, 80 persen. Seandainya mereka bermain di klub besar di Liga Indonesia, pasti mereka sebagai pemain pengganti. Sehingga ketika mencapai puncak putaran pertama sepertinya kaget," tambahnya.

Tak hanya kaget dengan torehan putaran pertama yang di luar dugaan yakni berada di papan atas klasemen, faktor Jacksen saat ibundanya wafat juga sedikit banyak berpengaruh pada tingkat kefokusannya dalam melatih saat itu.

"Ada beberapa persoalan juga dalam perjalanan kami. Saya kehilangan Ibu saya dan saya harus pulang ke Brasil, jadi fokus sedikit hilang. Selain itu sebenarnya kita benar-benar belum siap untuk menghadapi tekanan yang terjadi di putaran kedua," ujar pelatih asal Brasil itu.

Meski demikian Jacksen menegaskan, timnya memiliki kemampuan dan juga potensi besar untuk dapat berbicara banyak di papan atas klasemen Liga 1 dan bersaing bersama tim-tim besar lainnya.

"Barito ini sebuah tim yang punya sebuah ambisi besar dan punya potensi sangat luar biasa besar. Saya yakin dan percaya pada tim saya," tegasnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved