Kabar Tulungagung

Disebut Di Balik Akun Penyebar Kebencian, Kepala Diskominfo Tulungagung Buka Suara

Kadiskominfo merasa tidak pernah memberi uang kepada Wawan, apalagi membiayai akun Puji Ati yang dinilai meresahkan.

Penulis: David Yohanes | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/David Yohanes
Kepala Diskominfo Tulungagung, Tranggono. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Pemilik akun Facebook penyebar kebencian dan fitnah, Puji Ati telah ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung. Pemilik akun, Rohmad Koerniawan (38) alias Wawan mengaku disuruh dan dibayar sejumlah wartawan dan pejabat, untuk mengunggah materi kebencian dan fitnah di akunnya.

Wawan bahkan menyebut, pejabat yang menyuruhnya adalah Tranggono, namun tidak disebutkan dari dinas mana.

Dari daftar pejabat yang ada di Pemkab Tulungagung, Tranggono adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Saat ditemui, Tranggono membantah yang diungkapkan Wawan. "Saya disebut yang menyuruh dan mendanani. Tidak betul itu," tegas Tranggono, Senin (26/11/2018).

Tranggono mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan Wawan. Namun ia mengakui, Wawan pernah menghubunginya beberapa kali. Wawan menyampaikan bahwa dirinya punya alat canggih, dan ditawarkan ke Diskominfo. Pada kesempatan lain, Wawan juga minta perangkat radio.

"Dia bilang Diskominfo kan sering razia, dia minta hasil razia. Saya jelaskan, Diskominfo tidak razia radio tapi Balmon (Balai Monitoring)," tambah Tranggono.

Selebihnya Tranggono merasa tidak pernah memberi uang kepada Wawan, apalagi membiayai akun Puji Ati. Kini setelah namanya disebut, Tranggono berpikir untuk menuntut balik Wawan. Namun Tranggono juga merasa kasihan, karena kondisi fisik Wawan yang tidak sempurna.

Sebelumnya akun Puji Ati sempat menjadi buah bibir di Tulungagung, karena menyebarkan materi kebencian dan fitnah. Akun ini banyak menyerang pejabat Pemkab Tulungagung dan Kapolres Tulungagung.

Akun ini dikenal ngawur, karena mengunggah tudingan tanpa disertai data. Namun banyak yang meyakini, akun ini sebagai sarana untuk memeras pejabat. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved