Kabar Madiun

Merasa Dihina, Ratusan Pengemudi Ojek Online di Kota Madiun Tuntut Prabowo Agar Minta Maaf

Prabowo Subianto Menghina pengemudi ojek online. Ratusan driver ojek online di Madiun menuntutnya agar minta maaf

Merasa Dihina, Ratusan Pengemudi Ojek Online di Kota Madiun Tuntut Prabowo Agar Minta Maaf
SURYAMALANG.COM/Rahadian Bagus
Ratusan pengemudi ojek online di Kota Madiun menggelar unjuk rasa, menuntut agar Prabowo meminta maaf, Selasa (27/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Ratusan pengemudi ojek online di Kota Madiun menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik, Selasa (27/11/28) pagi.

Dimulai di Alun-alun Kota Madiun, kemudian dilanjutkan ke kantor DPRD Kota Madiun, dan terakhir di depan Kantor Wali Kota Madiun.

Para pengemudi ojek online ini menuntut aga Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto meminta maaf atas pernyataannya yang disampaikan pada acara Indonesia Economic Forum pada Rabu 21 November 2018, di Jakarta.

Dalam forum itu, pasangan Sandiaga Uno ini menyebut lulusan SMA tak lanjut kuliah tetapi menjadi driver ojek online.

"Setelah anak muda Indonesia lulus SD, ia masuk ke jenjang SMP. Setelah ia lulus, anak itu akan bersekolah di jenjang SMA. Setelah ia lulus SMA, anak tersebut menjadi pengemudi ojek online. Menyedihkan tetapi itu adalah sebuah fakta," kata Prabowo saat itu.

Koordinator aksi, Nanang Dwi Wahyono mengatakan, penyataan Prabowo tersebut telah menyinggung perasaan pengemudi online.

Oleh sebab itu, mereka mendesak agar Prabowo meminta maaf kepada seluruh pengemudi ojek online di seluruh Indonesia.

"Kami tidak korupsi dan tidak nyolong. Tetapi direndahkan martabat kami oleh Prabowo. Kami merasa terhina, pekerjaan kami halal dan tidak merugikan orang lain," kata Nanang saat berorasi di depan kantor Balai Kota Madiun.

Pantauan di lokasi, unjuk rasa yang mendapat pengawalan dari anggota kepolisian Polres Madiun Kota hanya berlangsung sekitar 15 menit.

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan orasi, kemudian para pengemudi online ini membubarkan diri.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved