Malang Raya

Pengadilan Agama Kota Malang Sosialisasi E-Court, Tahap Awal Advokat Diuntungkan

E-Court adalah sistem yang memudahkan seseorang ketika akan mendaftargkan gugatan di pengadilan. Namun kali yang bisa melakukan baru advokat.

Pengadilan Agama Kota Malang Sosialisasi E-Court, Tahap Awal Advokat Diuntungkan
suryamalang.com/Benni Indo
Ketua Pengadilan Agama Kota Malang, Saiful Karim. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - Pengadila Agama Kota Malang mulai memberikan sosialisasi terkait keberadaan  E-Court kepada para advokat. Hal itu menindak lanjuti Perma Nomor 3 Tahun 2018 tentang pelaksanaan administrasi perkara secara elektronik di lingkungan pengadilan.

E-Court adalah sistem yang memudahkan seseorang ketika akan mendaftargkan gugatan di pengadilan. Namun kali yang bisa melakukan proses itu baru advokat. Ke depannya, masyarakat luas bisa langsung mendaftarkan gugatan di pengadilan melalui E-Court.

Ketua Pengadilan Agama Kota Malang, Saiful Karim mengatakan, fungsi keberadaan E-Court sangat memudahkan masyarakat, khususnya advokat untuk memproses administrasi perkara di pengadilan. Oleh sebab itu, pihaknya gencar melakukan sosialisasi.

“Kami memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada para pengguna E-Court dalam hal ini adalah adalah advokat. Mahkamah Agung ingin terwujudnya proses perkara yang sederhana, cepat dan biaya ringan di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama,” ujar Saiful, Rabu (28/11/2018).

Dijelaskannya, para advokat bakal dipermudah dalam pendaftaran perkara di Pengadilan E-Court. Pengadilan Agama Kota Malang sudah menerapkan E-Court.

Sementara Sekertaris Pengadilan Agama Kota Malang, Nizhom menyebutkan, E-Court adalah jawaban terhadap tuntutan era digital. Program terobosan ini akan menjadikan proses berperkara di pengadilan menjadi efektif dan efisien.

“Sebagaimana diketahui bahwa E -Court adalah layanan bagi para advokat untuk pendaftaran perkara secara online. Para advokat yang sudah terdaftar bisa mendaftarkan perkaranya di mana saja dan tidak harus saat jam kerja,” terangnya.

Menanggapi keberadaan E-Court, Ketua DPC Peradi RBA Malang Yayan Riyanto menyambut baik sistem itu. Apalagi sistem itu sudah berlaku di Pengadilan Agama Kota Malang.

”Para Advokat akan semakin mudah untuk mendaftarkan perkara karena tidak perlu datang dan antri di pengadilan. Untuk pembayaran maupun pemanggilan lewat elektronik,” katanya.

Sejauh pengalamannya, administrasi yang selama ini dilakkan secara manual banyak memakan waktu dan tenaga. Oleh sebab itu, terobosan tersebut banyak membantu advokat dan sekaligus kliennya yang sedang berperkara.

Di isi lain, Riyanto juga mendorong para advokat untuk melek teknologi. Ia berharap E-Court dapat dikenali oleh semua advokat.

“Untuk para advokat harus paham dengan sistem digital seperti ini karena cukup membantu dalam pendaftaran perkara,” harap Yayan. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved