Kabar Tulungagung

Ada Satu Tersangka Lagi Terkait Akun Facebook Puji Ati, Penyebar Kebencian di Tulungagung

Sebelumnya polisi telah menetapkan Rohmad Koerniawan (38) alias Wawan, admin Puji Ati sebagai tersangka.

Penulis: David Yohanes | Editor: yuli
david yohanes
Rohmad Koerniawan (38) alias Wawan, admin akun Facebook Puji Ati yang menyebar kebencian pada sejumlah pejabat di Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Polisi memeriksa lebih dari tujuh orang saksi yang diduga ada kaitannya dengan akun Facebook Puji Ati, penyebar kebencian pada para pejabat di Tulungagung.

Akun penebar fitnah dan kebencian ini juga diduga untuk melakukan pemerasan terhadap pejabat.

Sebelumnya polisi telah menetapkan Rohmad Koerniawan (38) alias Wawan, admin akun Facebook Puji Ati sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priyambodo menegaskan, akan ada tersangka baru jika digital forensik sudah tuntas.

Sebab menurutnya, sudah ada yang terbukti terlibat dalam akun Puji Ati, namun masih membutuhkan pembuktian.

“Sudah diketahui ada yang pasti terlibat, tapi untuk proses hukum kita kan perlu barang bukti. Hasil digital forensik itu yang akan membuktikan,” terang Mustijat, Senin (3/12/2018).

Dari rujuh saksi yang diperiksa, mereka kebanyakan dikenal karena selama ini mengaku sebagai wartawan.

Namun Mustijat menolak menyebut perkara ini ada kaitannya dengan wartawan.

“Yang kami periksa bukan kapasitasnya sebagai wartawan, tapi individu warga Tulungagung. Perkara ini tidak ada kaitannya dengan kerja jurnalistik,” tegas Mustijat.

Saat ini penyidik telah mengamankan kata kunci email dan akun Puji Ati agar tidak dibobol selama penyelidikan.

Mustijat menambahkan, bahan yang dimasukkan untuk dilakukan digital forensik sangat banyak, sehingga membutuhkan waktu.

Termasuk di antaranya adalah telepon genggam dari Wawan dan terperiksa lain.

Mustijat juga berharap, masyarakat yang pernah dirugikan akun Puji Ati agar mau melapor ke Polres Tulungagung.

“Misalnya ada yang diperas, silakan lapor. Siapa saja yang merasa jadi korban, silakan lapor,” tandas Mustijat.

Akun Puji Ati selama ini menebarkan kebencian dan tudingan tanpa dasar ke sejumlah pejabat di Tulungagung.

Namun belakangan mulai terungkap, Wawan tidak bekerja sendiri.

Untuk setiap materi yang diunggah, ada pihak yang memesan dan ada yang menyuplai materi tulisan.

Selain sejumlah orang yang mengaku sebagai wartawan, Wawan juga menyebut nama Tranggono, Kepala Diskominfo Kabupaten Tulungagung.

Namun Tranggono telah membantah pernyataan Wawan. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved