Arema FC Vs Sriwijaya FC

Isu Match Fixing di Laga Arema FC VS Sriwijaya FC, Ada Tawaran Rp 400 Juta

Isu Match fixing atau pengaturan skor itu diungkap pihak Sriwijaya FC yang akan menghadapi laga pamungkas Liga 1 2018 dalam laga Arema FC VS Sriwijaya

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/didit
Isu Match fixing atau pengaturan skor mewarnai laga Arema FC VS Sriwijaya FC 

SURYAMALANG.COM - Isu match fixing atau pengaturan skor mulai muncul jelang laga Arema FC VS Sriwijaya FC.

Isu Match fixing atau pengaturan skor itu diungkap pihak Sriwijaya FC yang akan menghadapi laga pamungkas Liga 1 2018 dalam laga Arema FC VS Sriwijaya FC.

Manajemen Sriwijaya FC menyebut ada dugaan match fixing atau pengaturan skor untuk laga Arema FC VS Sriwijaya FC karena ada penawaran senilai Rp 400 juta jika pihaknya mau mengalah di laga itu.

Pertandingan Arema FC Vs Sriwijaya FC dijadwalkan berlangsung di stadion Kanjuruhan Malang pada Minggu (9/12/2018).

Baca: Penari Striptis di Karaoke Blitar, Ada 20 Wanita Pemandu Lagu Ikut Diamankan Polda Jatim

Baca: Perkataan Makan Konate Usai Membawa Arema FC Menang atas PS Tira

Baca: Update Klasemen Liga 1 2018 Pekan 33, Lihat Posisi Persija, Arema Persib Bandung & PSM Makassar

Laga tersebut sangat krusial bagi Sriwijaya FC, karena bila kalah melawan Arema FC, dipastikan mereka akan degradasi.

Laga terakhir Liga 1 2018 atau pekan ke-34 itu nantinya akan digelar serentak, namun ternyata Sriwijaya FC mendapat gangguan non-teknis.

Sebelumnya dikabarkan kapten Sriwijaya FC, Yuu Hyun-koo, mendapatkan tawaran Rp400 juta asal timnya mengalah pada laga kontra Arema FC.

Hal itu dibenarkan oleh manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, dan langsung melapor ke manajemen.

“Betul (adanya iming-iming Rp400 Juta ke Yuu Hyun-koo), dan sudah kami laporkan ke manajemen Sriwijaya FC juga,” ujarnya dilansir dari Sripoku.

Dirinya mengatakan sudah menyerahkan bukti rekaman tertulis dari tawaran oknum tersebut kepada PSSI.

“Kami menjaga ke pemain dengan memberikan motivasi untuk mencegah pengaruhnya terhadap mereka. Katanya ini juga sudah sampai ke Pak Joko Plt Ketua PSSI karena saya sampaikan jelas semua rekaman tulisan tawaran dari mereka,” ujarnya.

Baca: Kisah Haru Mak Nyak Hafalkan Naskah Si Doel The Movie 2 Kala Penglihatannya Terganggu

Baca: Dewi Perssik Pernah Dibayar Ratusan Ribu, Ratusan Juta Hingga Sekarung Uang, Kisahnya Menyentuh

Baca: Tamu Pernikahan Crazy Rich Surabaya Dapat Souvenir Tas Kecil, Isinya di Luar Dugaan, Manis Banget

Ucok Hidayat ingin para pemainnya bisa bekerja secara jujur, dan tidak mencederai sepak bola Indonesia.

Untuk memotivasi pemain, Ucok menjelaskan, manajemen sudah menyiapkan bonus yang lumayan besar.

“Kita harus membangun tekad bersama untuk maju menghadapi laga akhir penentuan ini dengan semangat untuk menang, dan disiapkan juga bonus yang tidak mengecewakan untuk tambahan motivasi,” tuturnya.

Bila melihat posisi klasemen sementara hingga pekan ke 33, posisi Sriwijaya FC memang belum aman meski sekarang berada di peringkat 14.

Ada satu pertandinga tersisa bagi Sriwijaya FC, sedangkan PS Tira dan PSMS Medan yang berada di peringkat terbawah masih memiliki sisa dua pertandingan.

Baca: Jessica Iskandar Ungkap Alasan Awet Dengan Richard Kyle, Ternyata Karena Kode Manis Ini

Baca: Nagita Slavina Ungkap Rafathar Punya Ritual Sebelum Mandi, Tingkah Laku Sang Anak Tuai Pujian

Baca: Komentar Panji Petualang Soal Ular Cobra yang Selama 4 Tahun Tak Bergerak di Kapuas Timur

Baca: Via Vallen Kasian dengan Orang yang Melempar HP Saat Dirinya Manggung, 4 Kata ini Jadi Alasan

Baca: Ternyata Via Vallen Ucapkan Ini Sebelum Dilempar HP Penonton saat Sepanggung dengan Nella Kharisma

Dengan total 39 poin yang dimiliki saat ini, Sriwijaya FC masih rentan dilalui tim-tim papan bawah lainnya yakni PS Tirra, PSMS Medan, Perseru dan Mitra Kukar.

Sebaliknya, Arema FC sekarang sudah ada di posisi aman di peringkat 7 dengan 47 poin.

Jumlah poin Arema FC tak mungkin terkejar oleh tim papan bawah di sisa satu pertandingan.

Tapi benar atau tidaknya isu match fixing di laga Arema FC VS Sriwijaya FC seharusnya dibongkar oleh PSSI.

Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved