Kabar Kediri

Keramahan Pegawai Kantor Pajak Dapat Simpati, Upaya Dongkrak Penerimaan Pajak Di Kediri

Diharapkan kerjasama dengan pihak ketiga mampu menjangkau setiap pelosok daerah. Sosialisasi melalui pamflet, radio dan media massa terus dilakukan.

Keramahan Pegawai Kantor Pajak Dapat Simpati, Upaya Dongkrak Penerimaan Pajak Di Kediri
suryamalang.com/Didik Mashudi
Wajib pajak di wilayah eks Karesidenan Kediri saat menghadiri Tax Gathering di Hotel Grand Surya, Kota Kediri, Senin (3/12/2018) malam. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Keramahan dan bimbingan pegawai pajak kepada para wajib pajak menuai apresiasi dan simpati. Sehingga wajib pajak sekarang tidak merasakan ketakutan saat berhadapan dengan pegawai pajak.

"Kalau dulu orang takut pajak, sekarang orang telah menjadi sadar dan mengerti karena ada bimbingan dari pegawai pajak," ungkap Sutrimo, wajib pajak pemilik industri Gansar Tulungagung usai acara Tax Gathering di Hotel Grand Surya, Senin (3/12/2018) malam.

Kegiatan Tax Gathering dihadiri wajib pajak dari Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek.

Diungkapkan Sutrimo, saat ini pegawai pajak telah banyak berbenah dengan memberikan pembinaan terkait dengan kekurangan para wajib pajak.  Hal itu sangat berbeda dengan sebelumnya yang memberikan "surat cinta" kepada wajib pajak yang membuat banyak wajib pajak takut.

"Sekarang kami sebagai wajib pajak menjadi lega dan enak," ungkapnya.

Sutrimo, pemilik industri makanan dan SPBU mengajak masyarakat untuk memenuhi kewajibannya pajaknya. Karena dari 250 juta penduduk Indonesia, yang telah mengikuti tax amnesti jumlahnya ternyata kurang dari satu juta.

Sementara Rudi Gunawan Bastari, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim III menjelaskan, penerimaan pajak di wilayahnya telah mencapai 76 persen. Diharapkan dalam sisa waktu akhir Desember 2018 sudah dapat terpenuhi kekurangan 24 persen.

Target pajak untuk Kanwil DJP III sebesar Rp 31,5 triliun. Diperkirakan masih kurang sekitar Rp 7 triliun lagi untuk mencapai target.

Diungkapkan Rudi Gunawan, kegiatan Tax Ghatering diharapkan mengingatkan kepada para pembayar pajak untuk segera memenuhi kewajibannya.

Saat ini pihaknya terus intensif melakukan kegiatan sosialisasi. Termasuk bekerjasama dengan PT Pos Indonesia dan kalangan perbankan. "Kerja sama ini diharapkan dapat melakukan edukasi kepada masyarakat," jelasnya

Diharapkan kerja sama dengan pihak ketiga semakin mampu menjangkau setiap pelosok daerah. Sosialisasi melalui pamflet, radio dan media massa juga terus dilakukan. "Saat ini kepatuhan formal wajib pajak sudah mencapai di atas 90 persen," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved