Kabar Tulungagung

Pemilik Akun Puji Ati Di Tulungagung Dikenal Punya Temperamental Keras

Wawan pemilik akun puji ati telah menjadi tersangka dan akan dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Penulis: David Yohanes | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/David Yohanes
Rohmad Koerniawan (38), pemilik akun Puji Ati ditangkap Polres Tulunagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Penangkapan Rohmad Koerniawan (38) alias Wawan, pemilik akun Facebook dengan nama Puji Ati terus menjadi buah bibir di Tulungagung. Ini setelah akun tersebut dikenal galak dan tanpa takut menjelekkan serta mencaci para pejabat di Tulungagung.

Wawan telah menjadi tersangka dan akan dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Wawan adalah anak angkat dari Ramijan (78), warga Warga Desa Serut, Kecamatan Boyolangu.

Sejak ibu angkatnya meninggal tahun 2015 lalu, Wawan tinggal berdua dengan Ramijan. Namun keduanya tidak pernah akur. “Waktu dia katanya menikah dengan orang Madiun, saya juga tidak tahu siapa perempuannya,” keluh Ramijan.

Wawan juga dikenal temperamen. Setiap kali dinasehati, dia selalu marah kepada bapaknya. Terakhir Ramijan bertemu dengan Wawan beberapa hari sebelum lebaran 2018 lalu. Wawan pergi namun tidak pernah pamit kepada Ramijan.

“Kalau ditanya pergi kemana, kerja apa, pasti kami jadi ribut. Makanya lebih baik diam saja,” tambah Ramijan.

Lelaki sepuh ini mengaku sudah menerima surat penangkapan Wawan dari polisi. Namun Ramijan mengaku belum menjenguk anaknya itu. Ramijan khawatir, jika bertemu dengannya Wawan marah dan berakhir dengan keributan.

“Biarkan dia sekolah di kantor polisi. Kalau melihat wajah saya dia pasti marah,” ucapnya.

Lebih jauh, Ramijan mengaku tidak tahu jika Wawan terlibat kejahatan dunia maya. Sebab Wawan jarang di rumah dan Ramijan tidak tahu apa yang dilakukannya di luar rumah.

Akun Puji Ati selama ini menebarkan kebencian dan tudingan tanpa dasar ke sejumlah pejabat di Tulungagung. Namun belakangan mulai terungkap, Wawan tidak bekerja sendiri. Untuk setiap materi yang diunggah, ada pihak yang memesan dan ada yang menyuplai materi tulisan.

Selain sejumlah orang yang mengaku sebagai wartawan, Wawan juga menyebut nama Tranggono, Kepala Diskominfo Kabupaten Tulungagung. Namun Tranggono telah membantah pernyataan Wawan. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved