Kabar Blitar

Saat Gerebek Karaoke Maxi Brillian Blitar, Polisi Temukan 2 Pemandu Lagu Sedang Layani 1 Pria

Polda Jatim menetapkan Ratna Ayu, dan Juwito Qairul Anwar alias Aan sebagai tersangka terkait kasus dugaan pr0stitusi di Karaoke Maxi Brillian, Blitar

Saat Gerebek Karaoke Maxi Brillian Blitar, Polisi Temukan 2 Pemandu Lagu Sedang Layani 1 Pria
TribunJatim.com/Pradhitya Fauzi
Dua tersangka kasus bisnis str1ptis di Maxi Brillian Live Music Resto dan Karaoke, Blitar. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Penyidik Polda Jatim menetapkan Ratna Ayu Kinanti, dan Juwito Qairul Anwar alias Aan sebagai tersangka terkait kasus dugaan pr0stitusi di Karaoke Maxi Brillian Blitar.

Ratna Ayu diduga berperan sebagai mami atau penyedia perempuan kepada pelanggan.

Sedangkan Aan adalah Manajer Maxi Brillian Live Music Resto dan Karaoke.

( Baca juga : Gara-gara Antrean di Kamar Mandi, Soetrisno Ambil Pisau Lalu Akan Tusuk Tetangganya di Surabaya )

Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimuk Polda Jatim, AKBP Festo Ari Permana menjelaskan dua pelaku tersangka itu menawarkan perempuan pemandu lagu atau Ladies Companion (LC)  kepada para tamu pria.

“Mereka ditawarkan untuk menemani tamu menyanyi, bisa di-booking untuk tarian st1iptis, dan berhubungan di dalam ruang karaoke,” beber Festo.

Festo mengungkapkan dalam penggerebekan itu, petugas menemukan LC yang sedang melayani tamu.

( Baca juga : Akan Ditangkap di Pintu Exit Tol Surabaya-Porong, Pemasok Narkoba Kabur dan Tabrak Pembatas Tol )

“Saat menggerebek room 4, kami menemukan seorang tamu laki-laki berhubungan dengan dua pemandu lagu,” tegas Festo.

Menurutnya, Ratna memiliki 40 anak buah (LC).

Tapi dalam penggerebekan itu, petugas hanya temukan 25 orang.

( Baca juga : Wisata ke Balai Kota Surabaya, Bangunan Seribu Gulden yang Ada Bungker Peninggalan Era Belanda )

Ratna mematok tarif sebesar Rp 1 juta per orangnya untuk pelayanan anak buahnya.

“Harga Rp 1 juta itu untuk short time di room saat karaoke,” imbuh polisi dengan dua melati di pundak itu.

Dari harga itu, Ratna mendapat bagian Rp 400.000, manager mendapat Rp 200.000, dan Rp 400.000 untuk.

( Baca juga : Menang Lomba Mancing, Budi Gelar Pesta Bareng Teman di Surabaya, Akhirnya Masuk Penjara Bareng )

Dalam kasus ini, petugas menyita sejumlah barang bukti, seperti dua celana dalam, dua bra, pengaman sudah terpakai, pengaman belum terpakai, uang 2,8 juta, dan sebagainya.

Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved