Kabar Surabaya

Video dan Foto Bugil Sejumlah Mahasiswi Surabaya Beredar Luas, Modus Playboy Kampus Ini Bikin Emosi

Playboy kampus M Yusuf menyebarkan foto bugil atau telanjang mahasiswi Surabaya, modusnya mengajak video call. Pelaku ditangkap Polda Jatim

Wadirkrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara menjelaskan modus pelaku yaitu berpacaran dengan korban.

"Selama tiga bulan pelaku meminta korban untuk berfoto atau video telanjang saat video call WhastApp," ujarnya di Mapolda Jatim, Kamis (6/12/2018).

Menurut dia, pelaku seringkali menghubungi korban usai putus hubungan.

Pelaku mengancam akan menyebarkan video atau foto telanjang milik korbannya ke media sosial dan situs mesum.

Itu dilakukan pelaku apabila korban tidak menuruti kemauannya untuk berpose bugil di depan kamera.

"Korbannya ada enam wanita rata-rata mahasiswi di Surabaya," jelasnya.

Arman mengatakan pelaku yang merupakan playboy kampus ini menggaet enam wanita sekaligus untuk dijadikan pacar.

Dia selalu meminta korban telanjang saat berkomunikasi melalui video call.

"Pelaku melakukan kejahatan asusila ini mulai 2013," ungkapnya.

Ditambahkannya, adapun barang bukti yang diamankan berupa screenshot foto sejumlah korban yang sudah disebar ke situs website online dan Instragram yang dibuat pelaku.

"Pelaku bahkan menyebarluaskan foto korban ke situs mesum," pungkasnya.

M Yusuf keranjingan meminta keenam pacarnya berpose tanpa busana saat video call di WhatsApp dan Line.

Pelaku menggaet wanita yang rata-rata mahasiswi di Surabaya.

Pelaku menyebarkan foto dan video telanjang korban ke sejumlah media sosial, Whatsapp, Line, situs website dewasa pribadi dan Instragram.

Pelaku Yusuf mengaku ketagihan melakukan video call dan menyuruh korban telanjang untuk memenuhi kepuasan hasrat lelakinya.

Perbuatan asusila itu dilakukannya karena pengaruh dari video mesum.

Dia sering melihat tayangan video mesum dari situs online.

“Ya, untuk kesenangan pribadi saja menyebarkan foto dan video wanita tanpa busana,” ucapnya di Mapolda Jatim, Kamis (6/12/2018).

M Yusuf playboy kampus mengatakan, mengenal korbannya dari media sosial pertemanan. Pelaku intens menghubungi korban hingga menjalin hubungan.

Selama tiga bulan pelaku berpacaran dengan korban. Pelaku memaksa korban membuka seluruh pakaiannya saat video call.

“Ada kepuasan melihat foto itu (Telanjang),” ungkapnya.

Pelaku membantah menyebar foto dan video bugil enam wanita yang dikencaninya itu karena uang.

Pelaku sempat mengancam korban akan menyebarkan foto telanjang yang sebelumnya diambil apabila korban tidak mau berpose tanpa busana.

Kemudian, pelaku merekam korban ketika berpose bugil tanpa sepengetahuannya.

“Ada rasa penasaran jadi saya minta dia (Korban) membuka bajunya,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengklarifikasi terkait kasus penyebaran foto dan video vulgar sejumlah wanita yang diduga merupakan mahasiswanya.

Tersangka M Yusuf mengaku mahasiswa magister di Prodi Hubungan Masyarakat (HI) satu di antara universitas negeri di Surabaya.

Dia merupakan tersangka yang sengaja menyebar foto dan video bugil mantannta ke website dewasa dan media sosial.

Ketua Pusat Informasi Humas Unair, Suko Widodo menjelaskan pihaknya sempat terkejut ketika melihat pemberitaan di situs online terkait dugaan mahasiswanya menjadi pelaku penyebaran video bugil.

Pihaknya merespon untuk mengecek identitas tersangka dengan nama mahasiswanya.

"Pertama kami ragu karena disebut, (Prodi) Hubungan International (HI) kami cek tidak ada. Ternyata kebalik itu ilmu hukum yang jurusannya memang Hukum International," ungkapnya di Mapolda Jatim, Jumat (7/12/2018).

Suko mengatakan yang bersangkutan memang tercatat diterima menjadi mahasiswa Magister Ilmu Hukum tetapi statusnya mahasiswa baru.

"Jadi baru resmi dikukuhkan sebagai mahasiswa (Unair) pada Februari 2019," jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya membenarkan tersangka tercatat sebagai mahasiswa Sarjana hukum Unair angkatan 2014. Tersangka lulus pada Maret tahun 2018 yang lalu

"Perlu dicatat bahwa statusnya (Tersangka) calon mahasiswa baru," ucapnya.

Suko menegaskan berkaitan persoalan hukum yang dihadapi tersangka merupakan ranah private yang tidak ada hubungannya dengan lembaga kampus.

"Jadi kampus hanya berurusan soal akademik perkuliahan, terhadap kasus ini merupakan urusan pribadi," pungkasnya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menyampaikan pihaknya tidak pernah menyampaikan asal usul pendidikan M. Yusuf pelaku penyebaran foto dan video fulgar.

Karena itulah, Polda Jatim memberikan ruang untuk perwakilan Universitas Airlangga (Unair) terkait kasus tersebut.

Pasalnya, pihaknya hanya menyebutkan pendidikan pelaku dari universitas negeri di Surabaya

"Jadi perlu ada klarifikasi mengenai sikap Universitas terkait kasus ini," imbuhnya.

Unair Surabaya memberikan sanksi terhadap M Yusuf calon mahasiswa magister Ilmu Hukum Internasional yang menjadi tersangka penyebaran foto dan video bugil mantan pacarnya yang merupakan mahasiswi ke website dewasa dan media sosial.

Suko Widodo mengatakan pihak kampus tidak bisa mentolelir perbuatan calon mahasiswa magister yang terjerat kasus hukum.

"Karena statusnya sebagai calon mahasiswa baru dan adanya masalah ini dia (Tersangka) tentu tidak mungkin kuliah. Maka yang bersangkutan gugur secara otomatis," ungkapnya di Mapolda Jatim, Jumat (7/12/2018).

Suko menjelaskan riwayat akademik tersangka lulus Sarjana hukum Unair 2018, tercatat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,23.

"Tersangka kuliah secara reguler," jelasnya.

Apakah satu di antara korban penyebaran foto dan video telanjang adalah mahasiswi Unair?

Suko menuturkan pihaknya belum bisa memastikan hal itu. Pasalnya mereka tidak mendeteksi
lantaran jumlah mahasiswa Unair ada 7 ribu.

"Dia saja (Tersangka) tidak kenal saya padahal saya terkenal," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved