Malang Raya

Dianggap Menganggu Lalin, Dishub Tertibkan Parkir Liar Depan Kantor Grab Kota Malang

Penertiban tersebut dilakukan dari hasil laporan warga setempat yang terganggu dengan kendaraan roda dua yang terparkir di sepanjang Jalan LA Sucipto.

Dianggap Menganggu Lalin, Dishub Tertibkan Parkir Liar Depan Kantor Grab Kota Malang
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Dinas Perhubungan Kota Malang saat memasang rambu-rambu larangan parkir di Jalan LA Sucipto Blimbing Kota Malang, Senin (10/12/2018) 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Dianggap mengganggu lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menindak parkir liar yang berada di depan kantor Grab Jalan LA Sucipto Blimbing Kota Malang, Senin (10/12/2018).

Penertiban tersebut dilakukan dari hasil laporan warga setempat yang terganggu dengan kendaraan roda dua yang terparkir di sepanjang Jalan LA Sucipto.

Dipimpin langsung oleh Kepala Dishub Kota Malang, Kusnadi, puluhan sepeda motor yang terparkir tersebut dipindahkan. Selain menertibkan parkir liar, petugas juga memasang rambu-rambu larangan parkir di sepanjangan jalan tersebut

"Kami sudah tertibkan parkir liar yang ada di sini. Jelas-jelas ini adalah jalur hijau. Tapi kok malah dibikin tempat parkir," tegas Kusnadi saat ditemui SURYAMALANG.COM, Senin (10/12/2018).

Kusnadi mengatakan, pihaknya pada Jumat (7/12/2018) telah menerima surat laporan dari warga setempat. Menurutnya, warga terganggu dengan keberadaan kantor Grab dikarenakan banyaknya kendaraan roda dua yang terparkir semrawut di depan kantor tersebut. Untuk itu, ia mengerahkan petugasnya untuk menertibakan parkir liar karena telah memakan badan jalan.

"Sebelum kami menerima laporan, memang kami akan sikat biar tidak menjadi pusat kemacetan. Untuk itu kami meminta kepada masyarakat secara bersama-sama untuk saling menjaga situasi dan kondisi yang ada di sini (Jalan LA Sucipto)," ujarnya.

Sementara itu, Roni Darmawan, Ketua RT 03 RW 04 Blimbing Kota Malang mengatakan, sempat bersitegang dengan tukang parkir di depan kantor Grab tersebut.

Menurutnya, lahan depan rumahnya tempat ia berjualan dijadikan lahan parkir oleh para pengemudi Grab. Roni sempat menegur kepada tukang parkir agar mencari lahan yang luas sebagai tempat parkir.

"Karena saya baru jadi ketua RT,  saya diminta untuk menyelesaikan parkir liar tersebut oleh Ketua RT sebelumnya. Setelah saya tanyakan, mereka tidak mempunyai izin, baik izin parkir maupun izin semuanya," ucapnya.

Sementara itu, saat ditemui SURYAMALANG.COM, pihak Grab tidak mau memberikan konfirmasi terkait permasalahan parkir tersebut.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved