Kabar Situbondo

Penghuni Tertidur Pulas, Pencuri Satroni Rumah Sikat Motor Dan Emas Perhiasan Di Situbondo

Dalam aksinya, kawanan pencuri yang diperkirakan lebih dua orang itu berhasil menguras seluruh perhiasan emas dengan total seberat 83 gram.

Penghuni Tertidur Pulas, Pencuri Satroni Rumah Sikat Motor Dan Emas Perhiasan Di Situbondo
suryamalang.com/Izi Hartono
Polisi saat melakukan olah TKP di rumah warga yang dibobol maling, Selasa ( 11/12/2018) 

SURYAMALANG.COM, SITUBONDO - Rumah warga Dusun Paddegen Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo disatroni maling, Selasa (11/12/2018) dini hari.

Dalam aksinya, kawanan pencuri yang diperkirakan lebih dua orang itu berhasil menguras seluruh perhiasan emas dengan total seberat 83 gram milik pasangan suami istri, Halili (52) dan Kusmiani (48) tersebut. Akibat pencurian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Pada saat kejadian, Kusmiani, istri korban sedang tidur di kamar rumahnya. Sedangkan suaminya Halili tidur di ruang tamu belakang. Para pelaku masuk melalui pintu belakang rumah korban dan masuk ke dalam rumah.

Korban yang tertidur lelap, dimanfaatkan oleh para pelaku dengan leluasa mengacak acak sejumlah lemari yang ada dikamar dan berhasil menemukan sejumlah perhiasan dan uang korban yang disimpan didalam lemarinya.

Perhiasan emas yang berhasil dibawa pelaku, diantaranya kalung beserta liontin seberat 30 gram, gelang seberat 17 gram, lima buah cincin dengan total berat 31 gram dan giwang atau anting sekitar seberat 5 gram.

Selain menguras seluruh perhiasan korban, pelaku juga mengambil satu unit sepeda motor, uang tunai sebesar Rp 3 juta dan dua buah handphone milik korban. Setelah itu, para pelaku diduga keluar melalui pintu kamar samping rumah.

Peristiwa pencurian diketahui pertama kali oleh Kusmiani istri Halili yang bangun dan hendak menunaikan solat subuh melihat pintu kamar sampingnya dalam keadaan terbuka.

Mengetahui pintu kamarnya terbuka, korban Kusmiani berteriak teriak memanggil suaminya Halili.

Korban sadar rumahnya di satroni maling, setelah mengetahui sepeda motornya tidak ada dan isi lemari di rumahnya berantakan.

Salah seorang tetangga korban, Salama mengatakan, pada saat dirinya hendak ke sungai melihat dua orang sedang berdiri dan duduk didekat sepeda di halaman rumah tetangganya itu.

"Saya kira bapaknya Zainul ( Halili, Red) dan saya terus berjalan ke sungai," ujar Salama kepada polisi saat di lokasi kejadian.

Bahkan, kata Salama, dirinya sempat berpapasan dengan pelaku di jalan raya, namun dirinya tidak menyangka kalau itu pencurinya. "Yang saya lihat pelakunya mengenakan jaket warna hitam dan merah," katanya.

Kapolsek Mangaran, Iptu Imam Joko mengatakan, sampai saat ini anggota masih melakukan penyelidikan di lapangan. "Saya berharap semuga kasusnya cepat terungkap," kata Imam Joko.

Penulis: Izi Hartono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved