Breaking News:

Kabar Tulungagung

Hasil Otopsi Dugaan Pembunuhan Di Tulungagung, Tubuh Korban Banyak Menerima Pukulan Benda Tumpul

Hasil otopsi menunjukkan kalau korban banyak menerima pukulan benda tumpul. Bagian belakang kepala korban terdapat luka memar.

Penulis: David Yohanes | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/David Yohanes
Penyidik Polres Tulungagung melakukan olah TKP di rumah korban dugaan pembunuhan. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Polisi telah melakukan otopsi terhadap jenazah Umi Hanik (35), terduga korban pembunuhan asal Dusun Baran 1/Wonokromo, Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur.

Otopsi dilakukan pada Rabu (12/12/2018) dini hari di Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD dr Iskak Tulungagung.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priyambodo mengatakan, hasil otopsi menunjukkan kalau korban banyak menerima pukulan benda tumpul. Bagian belakang kepala korban terdapat luka memar.

Kemudian pada wajah juga banyak menerima pukulan benda tumpul, khusunya di seputar leher. Akibatnya tulang rahang dan tulang lidah korban patah.

"Korban sangat banyak menerima pukulan benda tumpul, yang mengakibatkan sejumlah tulang di bagian kepala remuk," kata Mustijat.

Namun, ada juga senjata tajam yang melukai korban. Senjata tajam itu yang mengakibatkan luka sayatan pada dagu dan lehernya.

Umi (35), ibu dua anak ditemukan meninggal di rumah kosong milik kakaknya. Lokasi penemuan ini berada di samping rumahnya.

Saat ditemukan ada luka bekas sayatan di dagu dan leher korban. Sementara sepeda motor Honda Supra X, telepon genggam dan dompet milik Umi hilang. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved