Malang Raya

Pemkab Gandeng BNI Permudah Masyarakat Kabupaten Malang Bayar Pajak

Pemerintah Kabupaten Malang sepakat menjalankan penyediaan layanan keuangan terpadu berbasis Digital.

Pemkab Gandeng BNI Permudah Masyarakat Kabupaten Malang Bayar Pajak
suryamalang.com/Mohammad Erwin
Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi tandatangani MoU layanan keuangan terpadu berbasis digital dengan Bank Negara Indonesia (BNI), Selasa (18/12/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Konsep Smart City sedang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Malang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai Bankir Partner, Pemerintah Kabupaten Malang sepakat menjalankan penyediaan layanan keuangan terpadu berbasis Digital. Penandatanganan tersebut dilakukan di Peringgitan Pendopo Agung, Kota Malang, Selasa (18/12/2018).

Plt Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengatakan, dengan disepakatinya MoU kali ini, ekspetasi pemenuhan target pendapatan pajak dapat tercapai dengan waktu yang relatif cepat.

"Pajak ini merupakan sektor penting melalui pajak pembangunan negara dapat tercapai. 
Saat ini mudah, masyarakat juga bisa meningkatkan kesadarannya untuk membayara pajak melalui hp-nya," ucap Sanusi usai penandatanganan MoU di Pendopo Peringgitan Kabupaten Malang.

Sanusi juga memaparkan, berdasarkan data yang ada hingga Agustus, pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencapai nilai Rp 64,172 miliar.

Capaian tersebut, disebut Sanusi telah melampaui target yang ditetapkan yaitu Rp 50 miliar untuk tahun 2018 ini. "Ini merupakan momen yang tepat untuk memberikan kontribusi kepada pembangunan secara nyata dan merata," jelas Sanusi.

Terkait mekanisme layanan keuangan berbasis digital tersebut. Kepala Cabang BNI Malang, Wiwi Suprihatno menjelaskan. Terobosan tersebut, diharapkan dapat mempermudah masyarakat ketika hendak melakukan pembayaran Pajak bumi dan bangunan (PBB) dengan layanan e-PBB.

Nantinya, masyarakat dapat melakukan pembayaran lewat Ajungan Tunai Mandiri (ATM). Kapan saja, di mana saja selama 24 jam. "Bisa juga melalui agen BNI yang menyebar hampir di seluruh pelosok Kabupaten Malang. Langkah ini tentu saja semakin mendekatkan Kabupaten Malang sebagai Smart City atau smart Government," beber Wiwi. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved