Jalan Gubeng Ambles

Wakil Wali Kota Surabaya: Jalan Ambles Di Raya Gubeng Segera Dipulihkan Dengan APBD

Meski kerusakan akibat roywk swasa, Pemkot Surabaya akan melakukan perbaikan jalan agar kondisi jalan utama itu tidak rusak terlalu lama.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Ahmad Zaimul Haq
Kondisi terkini jalan Gubeng Surabaya yang ambles semalam. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Usai rapat tertutup dengan jajaran tim ahli dan juga dari pihak RS Siloam, Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya akan segera melakukan tindakan strategis untuk memulihkan jalanan protokol yang lumpuh.

Pemkot akan melakukan perbaikan Jalan Raya Gubeng dengan menggunakan dana APBD. Meski kerusakan akibat roywk swasa, Pemkot akan melakukan perbaikan jalan agar kondisi jalan utama itu tidak rusak terlalu lama.

"Yang pasti Pemkot harus kerjakan, kita tadi juga sudah lakukan konsultasi dengan tim ahli, kita akan segera melakukan pemulihan jalan," kata Whisnu, Rabu (18/12/2018).

Pemkot akan melakukan upaya teknis agar longsor dan amblesnya jalan tidak meluas. Hal yang utama dilakukan adalah membangun penahan.

"Kita akan membuat DAM dulu, dan kita akan membuat barier dulu dan kita uruk supaya Jalan Raya Gubeng bisa bergfungsi kembali dengan normal," lanjut Whisnu.

Lebih lanjut, dikatakan Whisnu, meski ini bencana akibat dampak dari proyek swasta, namun APBD akan melakukan back up untuk memulihan dan kerusakan jalan.

"Anggarannya kita akan laporkan ke Bu Wali, langkahnya seperti apa Tapi kita akan ambilkan dari APBD, ada dana cadangan untuk bencana seperti ini, yang penting jalan bisa pulih dulu," tandas Whisnu.

Seharusnya memang kerusakan semacam ini menjadi kewajiban pengembang. Namun jika harus saling tunggu, Pemkot tak ingin bahwa jalan yang lumpuh menghambat mobilitas warga kota.

"Soal kerusakan akan ditanggung oleh RS Siloam atau tidak, kita juga tunggu hasil ahli dan Labfor kepolisian," imbuhnya.

Di sisi lain, Whisnu menegaskan, dari segi perizinan, Pemkot sudah melakukan cek perizinan secara menyeluruh. Mulai ijin amdal, ijin kajian dampak lalu lintas dan IMB, semua proses administratif ini sudah memenuhi syarat dilakukan oleh RS Siloam untuk pembangunn basemen tersebut.

"Ijin normatif sudah dijalankan. Tim tadi juga cek semua desain sudah benar. Tapi kita belum cek apa yang mereka lakukan saat pembngunan. Maka kita akan cek," katanya.

Pemkot menolak disalahkan dan dinilai lalai mengawasi proyek basemen RS Siloam. Menurut Whisnu, pemkot melakukan pengawasan satu per satu ke pengerjaan proyek swasta.

"Kita tidak mungkin mengawasi semua proyek di kota Surabaya. Hasilnya dari rapat ini kita menunjuk tim ahli untuk meneliti bersama Labfor dalam menentukan bagaimana ke depannya," tutur Whisnu.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved