Breaking News:

Nasional

Sehari Sebelum Tsunami Banten, Gunung Anak Krakatau Erupsi Level Waspada, Ini Kronologi Versi BMKG

Tsunami menerjang pesisir Banten pada Sabtu malam (22/12/2018). Musibah ini pun menyeret personil grup band Seventeen jadi korban.

kompas
Kondisi mobil-mobil di Wisma Kompas Gramedia Karang Bolong Banten setelah dihantam tsunami, Minggu (23/12/2018). 

SURYAMALANG.COM, BANTEN - Tsunami menerjang pesisir Banten pada Sabtu malam (22/12/2018). Musibah ini pun menyeret personil grup band Seventeen jadi korban.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati memaparkan kronologi terjadinya peristiwa tsunami di wilayah pantai di sekitar kawasan Selat Sunda.

Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers di gedung BMKG, Jakarta, Minggu (23/12/2018) dini hari.

Grup Band Seventeen Diterjang Tsunami di Banten saat Membawakan Lagu Kedua

Grupband Seventeen Terkena Tsunami Serang, Ifan Vokalis Seventeen Ungkap Keadaan Terbaru

Tsunami di Banten, Grup Band Seventen Hilang dan Belum Ditemukan Hingga Minggu Pagi 23 Desember

21 Desember, BMKG deteksi erupsi anak gunung Krakatau

Dwikorita memaparkan pada Jumat (21/12/2018) sekitar pukul 13.51 WIB, BMKG telah mengumumkan erupsi Gunung Anak Krakatau dengan status level Waspada.

"Kemarin pukul 13.51 WIB pada tanggal 21 Desember Badan Geologi telah mengumumkan erupsi Gunung Anak Krakatau dan levelnya pada level Waspada," kata Dwikorita.

22 Desember, BMKG umumkan peringatan dini potensi gelombang tinggi

Pada Sabtu (22/12/2018), kata Dwikorita, BMKG mengeluarkan peringatan dini sekitar pukul 07.00 WIB akan potensi gelombang tinggi di sekitar perairan Selat Sunda.

"Diperkirakan (gelombang tinggi terjadi) kemarin tanggal 21 hingga nanti 25 Desember 2012. Ini peristiiwa beda tapi terjadi pada lokasi yang sama. Yang pertama erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi gelombang tinggi," katanya.

Menurut dia, sekitar pukul 09.00-11.00 WIB, tim BMKG ada yang sedang berada di perairan Selat Sunda melakukan uji coba instrumen.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved