Pengaturan Skor Liga Indonesia

WhatsApp Jadi Bukti Dugaan Pengaturan Skor, Bambang Suryo Dihukum PSSI Seumur Hidup

Bambang Suryo mantan runner pengaturan skor atau match fixing sekaligus manajer Persekam Metro FC, dihukum Komdis PSSI

WhatsApp Jadi Bukti Dugaan Pengaturan Skor, Bambang Suryo Dihukum PSSI Seumur Hidup
suryamalang.com/Dya Ayu
Bambang Suryo mantan runner pengatur skor Sepak Bola di Indonesia 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bambang Suryo mantan runner pengaturan skor atau match fixing sekaligus manajer Persekam Metro FC, dihukum Komdis PSSI.

Tak tanggung-tanggung, Komdis menghukum pria berkepala plontos itu dengan sanksi larangan beraktivitas di sepakbola Indonesia selama seumur hidup.

Sesuai dengan surat putusan, Bambang Suryo dinilai melakukan perilaku buruk yang terbukti melanggar pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI, yakni menyuap tim PSN Ngada saat melawan Persekam Metro FC pada 26 November lalu di kompetisi Liga 3 2018.

Video Pengakuan Bambang Suryo yang Diancam Akan Digoreng & Dicincang Usai Bongkar Pengaturan Skor

Dicap Gembel & Maling Gorengan, Bonek Malah Dipuji PT LIB : Bisa Jadi Panutan Suporter Lain

Vigit Waluyo yang Disebut Aktor Match Fixing Belum Tersentuh, Bambang Suryo : Mana Action PSSI ?

"Bahwa pada tanggal 10 November 2018, pelatih PSN Ngada Sdr Kletus Gabhe mendapat WhatsApp (WA) dari Manager Persekam Metro FC Sdr. Bambang Suryo untuk mengucapkan selamat kepada tim PSN Ngada dan menanyakan target tim PSN Ngada karena lolos ke putaran 32 Besar Nasional," kata Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin, dikutip dari laman PSSI.

"Lalu pada 21 November 2018, kembali mendapat WA dari Bambang Suryo dengan pertanyaan 'ada target lolos..?' dan sekaligus menyampaikan jika ingin lolos maka harus menyerahkan uang sejumlah 100 juta rupiah," lanjut Asep.

Selain dinilai terbukti ingin melakukan penyuapan pada tim lawan, BS panggilan akrab Bambang Suryo, juga dinilai mangkir dari panggilan Komdis PSSI dan justru memilih hadir di acara Mata Najwa.

"Bahwa pada tanggal 19 Desember 2018, Sdr. Bambang Suryo dipanggil untuk menghadiri sidang Komite Disiplin PSSI untuk memberikan keterangan terkait tindakan di atas. Dan yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan Komite Disiplin PSSI tanpa alasan yang patut dan lebih memilih hadir pada acara di sebuah TV swasta pada malam hari dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin. Sdr. Bambang Suryo pada tahun 2015 juga telah dihukum oleh Komite Disiplin PSSI berupa larangan beraktifitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup," tambahnya.

Seperti diketahui, dalam dunia match fixing, nama BS sudah tak asing lagi, bahkan ia mengakui pernah terlibat dalam pangaturan skor beberapa tahun silam, namun ia mengaku telah tobat pada 2015 lalu.

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved