Kabar Surabaya

Bonita Vira, Keturutan Nribun Setelah Nunggu Selama Lima Tahun Nonton Langsung Persebaya Surabaya

Bonita yang akrab disapa Vira tersebut setia menunggu hingga lima tahun lamanya agar bisa nonton Persebaya secara langsung di stadion (nribun).

Bonita Vira, Keturutan Nribun Setelah Nunggu Selama Lima Tahun Nonton Langsung Persebaya Surabaya
suryamalang.com/Khairul Amin
Bonita Persebaya Surabaya, Vira Fitrya Herawati 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Bonita Vira Fitrya Herawati, merupakan salah satu Bonita yang berjiwa militan. Jiwa “Wani” yang ada di didalam dirinya benar-benar ia tunjukkan pada Persebaya.

Diceritakan Bonita yang akrab disapa Vira tersebut, ia bahkan setia menunggu hingga lima tahun lamanya agar bisa nonton Persebaya secara langsung di stadion (nribun).

 Pasalnya, sudah sejak masih duduk di bangku sekolah dasar ia menggilai Persebaya dan menjadi Bonita. Sejak itu pula, anak pertama dari dua bersaudara itu memiliki keinginan kuat nribun.

Namun, karena belum mendapat izin orangtua, Vira hanya bisa menyaksikan tim kesayangannya melalui layar kaca. Rasa keinginan kuat untuk nribun terus terjadi hingga akirnya tercapai saat duduk di bangku kelas 8.

“Pertama kali nribun itu waktu naik kelas 8 SMP, perasaan waktu pertama kali nribun itu seneng banget. Akhirnya keturutan nribun juga, soalnya dulu sudah pengen banget nonton Persebaya waktu masih main di Gelora 10 November, tapi ga keturutan soalnya masih gak dibolehin sama orangtua,” terang Vira pada Suryamalang, Senin (17/12/2018).

Saking senangnya saat akan nribun pertama, pengalaman hujan sepanjang jalan juga terpeleset di tambak sekitar stadion Gelora Bung Tomo saat mau nonton Persebaya tidak ia hiraukan.

Dengan baju basah kuyup penuh lumpur, Vira masih terus bulatkan tekadnya masuk GBT untuk memberi dukungan langsung pada Persebaya.

“Waktu itu pertandingan celebration game lawan PSS Sleman. Waktu berangkat ke GBT kehujanan. Sampe sana baju udah agak kering dikit, pas jalan ke GBT lewat tambak-tambak jalannya licin, eh malah kepreset masuk ke tambak jadi basah lagi, tapi seru,” tutur Vira sambil tersenyum.

Meski mendapat pengalaman kurang baik di nribun pertamanya, dara yang menyukai David da Silva tersebut mengaku kecanduan nribun untuk Persebaya.

“Malah kecanduan, kalo main di GBT pokoknya harus nonton, kalo pas hari aktif sekolah, yaa cepet-cepet pulang terus langsung ke stadion,” tambahnya.

Apalagi, disampaikan Vira, menjadi Bonita adalah panggilan jiwa. Terlebih, ia merupakan warga Surabaya asli yang tinggal di Tandes Lor, Surabaya.

“Karena panggilan jiwa dan panggilan hati untuk mendukung Persebaya, itu paling utama,” ucap siswa kelas sembilan SMP 47 Surabaya tersebut.

Setelah musim ini Persebaya berhasil menutup kompetisi dengan hasil manis, yaitu bisa finish di posisi lima besar, Vira berharap di kompetisi tahun depan Persebaya bisa juara.

“Harapannya semoga di tahun depan Persebaya juara, saya yakin pasti bisa,” tuturnya. 
 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved