Kabar Trenggalek

Pemkab Trenggalek Akan Inventarisir Lokasi Wisata Belum Dikelola, Pasca Tiga Wisatawan Tewas

Pemkab akan menginventarisasi lokasi wisata yang belum dikelola seperti Jurug Gue. Lokasi wisata yang diindikasi rawan akan diberi papan peringatan.

Ist
Evakuasi tiga wisatawan yang tewas tenggelam di wisata alam Jurug Gue Trenggalek. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Pemkab Trenggalek memberikan santunan kepada keluarga almarhum Joko Susapto (36), yang tewas tenggelam di air terjun Jurug Gue, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Selasa (1/1/2018).

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mengatakan, dirinya sudah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan ke rumah duka.

"Ternyata keluarga ini adalah penerima bantuan (sosial). Kepala Dinas Sosial sudah ke sana," kata Emil, Rabu (2/1/2019) saat rapat koordinasi pengamanan kunjungan presiden di Pendopo Kabupaten Tulungagung.

Emil mengaku prihatin, karena Joko meninggal bersama dua anaknya. Sedangkan istrinya, Dumani (36) harus menghidupi dua anak kembar yang berhasil selamat.

Lebih jauh Emil memastikan, Jurug Gue bukan lokasi wisata yang resmi dikelola. "Kita memang harus akui, banyak penona wisata di Trenggalek di luar yang sudah terkenal selama ini," ujar Emil.

Karena itu langkah jangka pendek adalah memberi papan peringatan di lokasi wisata ini. Selain itu, Pemkab juga akan menginventarisasi lokasi wisata lain yang belum dikelola seperti Jurug Gue. Nantinya lokasi wisata yang diindikasi rawan akan diberi papan peringatan.

"Misalnya ada yang buat rumah pohon. Harus dipastikan berapa kekuatannya dan jangan melebihi itu," tambah Emil.

Joko berlibur ke Jurug Gue bersama istri dan empat anaknya, Arinda (12), Faiz (10) serta si kembar Kaliandan Kalista. Sebelum pulang keluarga ini berniat foto bersama dengan latar belakang air terjun.

Namun kaki Joko tergelincir dan masuk ke dalam kolam sungai alam sedalam 3 meter. Joko terjatuh bersama Kalia dan Kalista yang digendongnya.

Dumani bersama Arinda dan Fais ikut terjun ke air dengan maksud memberikan pertolongan. Namun nahas, Joko, Arinda dan Fais tewas tenggelam.

Sementara Kalia dan Kalista dalam kondisi kritis. Dumani juga selamat, namun dalam keadaan syok dan membutuhkan perawatan. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved