Kabar Sidoarjo
Pelajar di Sidoarjo Kubur Bayi Hidup-hidup, Dua Hari Kemudian Bongkar Lagi Makamnya
Sepasang pelajar menguburkan bayi hasil hubungan gelap mereka di tempat pemakaman umum Dusun Wagir Desa Kwangsan Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jatim.
Penulis: M Taufik | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Pelajar pria menguburkan bayi hasil hubungan gelap mereka di tempat pemakaman umum Dusun Wagir Desa Kwangsan Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur.
Pelajar berinisial RM itu umur 18 tahun asal Desa Kwangsan, sedangkan pacarnya adalah adik kelasnya di SMK berinisial LV (16) asal Desa Pepe Kecamatan Sedati, Sidoarjo.
Kasus pembunuhan ini terungkap lantaran RM hendak memindahkan lokasi penguburan bayinya.
Awalnya, dia sudah mengubur hidup-hidup bayinya di makam Dusun Wagir pada hari Minggu lalu.
• Astaga! Sepasang Pelajar di Sidoarjo Kubur Bayi Mereka dalam Kondisi Hidup
Selanjutnya, pada Selasa (1/1/2019), dia mendatangi kuburan itu lagi dan membongkarnya kembali.
Dia bermaksud memindahkan jenazah anaknya ke makam Desa Gisik Cemandi Kecamatan Sedati, Sidoarjo.
Jenazah bayi itu diambil kemudian dibawa ke makam Desa Gesik Cemandi untuk dimakamkan di sana. Dan ketika memakamkan bayinya inilah, aksinya ketahuan warga.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke polisi hingga akhirnya terungkaplah kasus ini.
Polisi mendatangi lokasi, membongkar kuburan bayi malang itu dan membawanya ke rumah sakit, Selasa tengah malam.
"Saat diamankan polisi, ari-arinya (bayi tersebut) masih menempel," ungkap Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta.
Jenazah bayi dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan. Selain itu, polisi juga menyita beberapa barang bukti lain, termasuk sebuah sarung, kain kafan, cetok, dan tas kresek.
"Sementara pelaku (RM) diamankan saat berada di Gisik Cemandi," sambung Kapolsek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/desa-pepe-kecamatan-sedati-sidoarjo-kubur-bayi-hidup-hidup.jpg)