Kabar Surabaya

Cerita Warga Kronologis Penangkapan Terpidana Korupsi Wishnu Wardhana Oleh Kejari Surabaya

Gerombolan orang yang juga ditemani seorang TNI (tim Kejari Surabaya,red) itu sempat kejar-kejaran tapi mobil tak mau berhenti.

Cerita Warga Kronologis Penangkapan Terpidana Korupsi Wishnu Wardhana Oleh Kejari Surabaya
Ist
Wishnu Wardhana yang akhirnya membuka pintu mobil diamankan tim Jaksa Kejari Surabaya, diikuti seorang pria yang diduga menyetir mobil M 1732 HG 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sumadi (55), tukang becak di sekitar Jalan Lebak Permai II, Kenjeran, Surabaya menceritakan kronologi penangkapan seorang pria, yang belakangan diketahui buron terpidana Korupsi Wishnu Wardhana, Rabu (9/1/2019).

Sumadi yang tak jauh dari lokasi melihat segerombolan orang menggunakan mobil dan kendaraan bermotor berusaha menghentikan sebuah mobil, bernomor polisi M 1732 HG di Jalan Kenjeran, persis di depan gang Jalan Lebak Permai II.

Gerombolan orang yang juga ditemani seorang TNI itu,  menurut Sumadi, sempat kejar-kejaran tapi mobil tak mau berhenti. Lalu mereka meletakkan sebuah sepeda motor matic di depan mobil M 1732 HG itu, agar mau berhenti.

"Tapi mobilnya gak mau berhenti juga, malah motornya ditabrak dan terjebak di bawah mobil. Mobil pun gak bisa jalan, itu sudah macet jalannya. Orang-orang penasaran ada apa, jadi kendaraan yang lewat jalannya pelan-pelan sambil lihat kejadian itu," ucap Sumadi. 

Sumadi mengatakan, dirinya tidak mengetahui berapa orang yang ada di dalam mobil, karena keca gelap. Mobil yang tak bisa jalan itu, lanjut Sumadi, lalu dikerumuni orang-orang yang berusaha menghentikan mobil sejak tadi.

"Beberapa orang laki-laki mengetuk kaca mobil sebelah kiri, tapi kaca dan pintu mobil nggak di buka. Sementara mobilnya digas terus, ban mobil itu masih muter seperti berusaha kabur. Kami dan orang-orang ya cuma bisa lihat aja, mikirnya mungkin ya penjahat karena ada TNI juga," katanya penasaran.

Mengetuk lama, sampai beberapa orang berusaha memecahkan kaca kendaraan tapi tidak berhasil. Tiba-tiba pintu depan sebelah kiri terbuka. Orang yang ada di dalamnya pun keluar.

"Pertama keluar satu, orangnya laki-laki ditarik beberapa orang, dirangkul. Terus ada lagi keluar laki-laki sepertinya yang menyupir mobil, lebih muda menghalangi laki-laki pertama dimasukkan ke dalam mobil. Nggak tahu tapi dia sempat teriak 'Pak.. Bapak' gitu," tambahnya.

Menurut Sumadi, kejadiannya begitu cepat berlalu. Setelah laki-laki pertama dimasukkan mobil, mobil langsung pergi. Sementara laki-laki yang memanggil 'bapak' tadi ditahan beberapa orang membawa mobil yang melindas motor. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved