Breaking News:

Kabar Kediri

Polisi Usut Video Viral Pemain Kuda Lumping Keroyok Penonton di Desa Sumberbendo Kecamatan Pare

Satreskrim Polres Kediri mengusut kejadian pengeroyokan penonton jaranan oleh para pemain jaranan. Video kejadian pengeroyokan ini telah viral di medi

ist
PEMAIN KEROYOK PENONTON - Pemain kuda lumping atau jaranan dari grup RSP di Desa Sumberbendo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri pada, Minggu (13/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Satreskrim Polres Kediri mengusut kasus pengeroyokan pemain kuda lumping atau jaranan terhadap penonton. Video kejadian pengeroyokan ini telah viral di media sosial (medsos).

Kasat Binmas Polres Kediri AKP Bowo Wicaksono saat dikonfirmasi menjelaskan, petugas telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi untuk dimintai keterangannya. Namun saat ini penyelidikan kejadian itu masih berlangsung.

"Petugas telah melakukan penyelidikan kejadian yang viral di medsos. Nanti kalau sudah selesai akan dirilis ke teman media," ungkap AKP Bowo Wicaksono, Rabu (15/1/2019).

Dijelaskan, petugas memberikan atensi terkait peristiwa itu sebagai bentuk pembelajaran supaya kejadian serupa ke depan tidak terulang kembali.

Kejadian penganiayaan dan tawuran akibat pertunjukan jaranan telah terjadi berulangkali. Ada tawuran antarpenonton dan tawuran yang melibatkan pemain dengan penonton.

Sementara kejadian penganiayaan penonton oleh pemain jaranan berlangsung saat pertunjukan jaranan dari grup RSP di Desa Sumberbendo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri pada, Minggu (13/1/2019).

Kejadian itu mengakibatkan seorang penonton terluka akibat dikeroyok pemain jaranan. Video pengeroyokan ini viral karena banyak penonton yang merekam kejadiannya dengan kamera HP serta mengunggah ke medsos.

Sementara dari tayangan video terlihat kericuhan diawali pada saat pertunjukan barongan. Kemudian salah satu penonton ada yang melemparkan sandalnya ke arah pemain barongan.

Selanjutnya pemain barongan yang mengetahui pelempar sandal, memburu penonton yang dituding telah melemparkan sandalnya.

Kericuhan terjadi karena pemain lainnya juga ikut mengeroyok penonton yang dituding telah melemparkan sandalnya. Akibatnya korban pengeroyokan babak belur.

Sementara sumber SuryaMalang.com menyebutkan sudah ada 4 orang pemain jaranan yang telah dimintai keterangan karena mengetahui kejadian pengeroyokan. Dua pemain lagi masih dilakukan pencarian oleh petugas.

PETA - Desa Sumberbendo Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri 

Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved