Kabar Blitar

Hari Terakhir, Tiga CPNS Kota Blitar Izin Belum Bisa Kumpulkan Berkas

Ada tiga CPNS yang izin tidak melakukan pemberkasan hari ini. Mereka masih mengurus beberapa persyaratan untuk pemberkasan.

Hari Terakhir, Tiga CPNS Kota Blitar Izin Belum Bisa Kumpulkan Berkas
suryamalang.com/Samsul Hadi
Sejumlah CPNS mulai mengumpulkan berkas ke BKD di ruang Sasana Praja Kantor Wali Kota Blitar, Kamis (17/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Sejumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Blitar mulai melakukan pemberkasan di ruang Sasana Praja Kantor Wali Kota Blitar, Kamis (17/1/2019). Proses pengumpulan berkas ditargetkan selesai dalam sehari ini.

"Proses pengumpulan berkas hanya sehari ini saja. Kami bagi tiga sesi mulai pagi sampai sore," kata Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Penilaian Kinerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Blitar, Ika Hadi Wijaya.

Ika Hadi mengatakan, ada 215 CPNS Kota Blitar yang mengikuti pemberkasan. Sampai sekarang belum ada laporan peserta CPNS yang mengundurkan diri. Tetapi, ada tiga CPNS yang izin tidak melakukan pemberkasan hari ini. Mereka masih mengurus beberapa persyaratan untuk pemberkasan.

"Sebenarnya, proses pengumpulan berkas targetnya selesai hari ini. Tapi ada tiga orang yang izin. Mereka kami beri waktu sampai besok. Kalau tidak datang untuk pemberkasan akan kami tinggal," ujar Ika Hadi.

Dia menjelaskan sejumlah berkas yang harus dikumpulkan para CPNS, yaitu, ijazah terakhir, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), surat kesehatan jasmani dan rohani serta surat keterangan bebas Napza. Menurutnya, surat keterangan kesehatan rohani merupakan persyaratan baru.

Dalam rekrutmen CPNS sebelumnya tidak ada persyaratan surat keterangan kesehatan rohani. Surat keterangan kesehatan rohani ini harus dari dokter spesialis jiwa di rumah sakit umum milik pemerintah daerah.

"Dulu hanya surat kesehatan jasmani dan Napza. Sekarang ada tambahan surat keterangan kesehatan jasmani," ujarnya.

Ika Hadi menargetkan proses pemberkasan CPNS bisa selesai akhir Januari 2019 ini. Setelah itu, BKD akan mengirimkan berkas para CPNS ke pemerintah pusat untuk mendapatkan nomor induk pegawai. Kalau proses pemberkasan selesai Januari ini, maka NIP para CPNS bisa keluar pada Maret 2019.

"Kami juga langsung merekam data fingerprint bagi para CPNS. Kalau NIP sudah keluar mereka bisa langsung absensi menggunakan fingerprint," ujarnya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved