Breaking News:

Rumah Politik Jatim

Detik-detik Prabowo Joget di Debat Pilpres 2019, Sandiaga Uno Sampai Pijat Punggungnya

Detik-detik Prabowo Joget di Debat Pilpres 2019, Sandiaga Uno Sampai Pijat Punggungnya

Penulis: Fakhri Hadi Pridianto | Editor: Adrianus Adhi
Tribunnews.com
Detik-detik Prabowo Joget di Debat Pilpres 2019, Sandiaga Uno Sampai Pijat Punggungnya 

SURYAMALANG.com - Aksi tak terduga Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno yang mendadak memijat-mijat punggung Calon Presiden No Urut 02 Prabowo Subianto di Debat Capres Cawapres 2019 di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis 17 Januari 2019 malam, viral di media sosial.

Suasana Debat Capres 2019 yang semula tegang berubah jadi ledakan tawa riuh para hadirin karena aksi memijat-mijat yang dilakukan Sandiaga Uno pada punggung Capres Prabowo.

Mulanya, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menanyakan ke Prabowo soal keberadaan caleg mantan koruptor di partainya.

Capres Jokowi langsung bertanya lugas, mengapa Prabowo Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra meloloskan calon-calon legislatif / Caleg mantan koruptor untuk Pemilihan Legislatif / Pileg 2019.

Barbie Kumalasari Lakukan Diet Ketat Hingga Bisa Ubah Bentuk Tubuhnya, Rela Habiskan Rp 4 Miliar!

Ternyata ini Sosok Kepala Desa di Jatim yang Disebut Capres Prabowo Subianto saat Debat Pilpes 2019

Para Pengurus PDIP Jatim Takziah ke Rumah Ketua DPRD Kota Blitar

Artis Dicatut Terlibat Prostitusi Silakan Lapor ke Polda Jatim seperti Cathy Sharon

"Kita tahu, korupsi adalah kejahatan yang luar biasa. Bahkan Pak Prabowo pernah mengatakan bahwa korupsi di Indonesia sudah stadium 4 meskipun ini saya enggak setuju," ujar Jokowi saat debat.

"Tapi menurut ICW (Indonesia Corruption Watch), partai yang bapak pimpin termasuk yg oaling banyak mencalonkan mantan koruptor. Yang saya tahu, calon itu yang tanda tangan adalah ketua umum. Berarti Pak Prabowo yang tanda tangan. Gimana Bapak jelaskan mengenai ini?" lanjut Jokowi.

Prabowo lantas menjawab belum mendapatkan laporan ICW tersebut. Ia juga menilai laporan ICW itu subyektif.

Prabowo mengaku menyeleksi sendiri para calegnya dan ia menyatakan tak membiarkan kadernya melakukan korupsi.

Prabowo lantas mengatakan korupsi juga dilakukan oleh semua kader partai, tak hanya oleh kader Partai Gerindra.

"Kalau rakyat tidak memilih, ya tidak dipilih. Kalau hukum masih mengizinkan (caleg mantan napi korupsi nyaleg), ya silakan," jawab Prabowo.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved