Breaking News:

Liga Indonesia

Intip Gaji Wasit Liga 1 Indonesia di Balik Kasus Match Fixing, PT LIB : Masuk Gaji Terbesar di Asia

Bahkan gaji wasit sepak bola Indonesia disebut masuk kategori gaji wasit tertinggi untuk liga kawasan Asia.

Editor: Dyan Rekohadi
Wasit Liga 1 Indonesia menjadi wasit dengan kategori gaji terbesar di Asia 

SURYAMALANG.COM - Wasit di liga Indonesia menjadi salah satu kunci adanya skandal pengaturan skor atau match fixing yang kini mulai coba dibersihkan polisi melalui Satgas Anti Mafia Bola.

Di tengah proses bersih-bersih liga Indonesia dari praktek pengaturan skor dan mafia bola, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyebut gaji wasit Indonesia tergolong tinggi.

Bahkan gaji wasit sepak bola Indonesia disebut masuk kategori gaji wasit tertinggi untuk liga kawasan Asia.

Karena pertimbangan itulah PT LIB mengelak jika faktor gaji wasit disebut sebagai faktor yang membuat wasit LIga Indonesia mudah menerima suap.

Gladiator Arema FC Lebih Percaya Diri, Pola Permainan Agresif Singo Edan Bakal Hidup

Jayus Hariono Dipulangkan Indra Sjafri, Begini Respon Manajemen Arema FC

Jalan Raya Porong Banjir, Lokasi di Sebelah Tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo Jadi Seperti Sungai

COO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalomboboy menyebut wacana menaikkan gaji wasit liga Indonesia supaya tak ada lagi wasit yang turut mengatur skor bukanlah langkah tepat.

Dia menilai cara itu tak akan efektif mengingat gaji wasit di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di kawasan Asia.

"Gaji wasit di Indonesia termasuk yang besar di Asia, Rp 5 juta. Mungkin di Thailand atau Malaysia 3-4 juta rupiah," kata Tigor kepada wartawan seperti dikutip dari Superball.

"Paling tinggi di Liga 1, wasit utama itu Rp 5 juta, asisten wasit Rp 2,5 juta," ujar Tigor menambahkan.

"Katakan misalnya si wasit enggak boleh bawa HP (ponsel) ke stadion, tetapi tetap saja dia, maaf, saya harus dapat lebih dan lain-lain. Kan kembali dengan mental dan integrity," tutur Tigor

Masuknya unsur wasit dalam daftar tersangka yang telah ditetapkan Satgas anti Mafia Bola membuktikan wasit di Indonesia masih rentan menerima suap.

Seorang wasit bernama Nurul Safarid telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Anti Mafia Bola setelah terbukti menerima suap dalam kasus Persibara Banjarnegara kontra Persekabpas Pasuruan.

Kemudian, belum lama ini ditangkap pula Mansyur Lestaluhu yang merupakan staf penugasan wasit PSSI.

PSSI pun harus mencari formula terbaik untuk membersihkan wasit dari praktek-praktek match fixing selain menaikkan gaji seorang wasit di lapangan.

Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved