Kabar Surabaya

Pelajar SMA Ini Masuk Penjara Usai Gagal Menjambret Ponsel Milik Bocah SD di Surabaya

Roby Afriza (19) dan Arda Kirana (18) ditangkap polisi usai gagal menjambret ponsel milik pelajar SD di Siwalan Kerto Timur, Surabaya.

Pelajar SMA Ini Masuk Penjara Usai Gagal Menjambret Ponsel Milik Bocah SD di Surabaya
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
Tersangka penjambretan setelah ditangkap anggota Polsek Tenggilis Mejoyo, Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Roby Afriza (19) dan Arda Kirana (18) ditangkap anggota Polsek Tenggilis Mejoyo usai gagal menjambret ponsel milik pelajar SD di Siwalan Kerto Timur, Surabaya.

Kini dua pelajar SMA asal Sidosermo ini ditahan di Mapolsek Tenggilis Mejoyo.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Totok Sumariyanto mengatakan dua tersangka itu menjambret ponsel milik bocah berusia 8 tahun.

Aksi penjambretan ini bermula saat dua tersangka berboncengan naik motor matic menyisir jalanan untuk mencari sasaran.

Saat tiba di lokasi, mereka melihat korban yang sedang bermain ponsel di samping ayahnya.

Roby langsung turun dari motor, dan merampas ponsel yang dipegang bocah tersebut.

Ayah korban yang kaget langsung mengejar sambil teriak minta tolong.

“Mereka melarikan diri sampai Gang Garuda di Kutisari.”

“Kami menangkap tersangka setelah menghadang di sekitar lokasi,” kata Kompol Totok Sumariyanto, Selasa (22/1/2019).

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved