Breaking News:

Kabar Blitar

Respons Wawali Blitar Santoso Terhadap Vonis Samanhudi: Doakan Pak Wali Tetap Tabah

Selama ini masyarakat dan Pemkot Blitar terus memberikan suport moral kepada Samanhudi Anwar Wali Kota Blitar Non Aktif.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Samsul Hadi
Wakil Wali Kota Blitar, Santoso, tanggapi vonis Pengadilan Tipikor terhadap Samanhudi Anwar. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pemkot Blitar menanggapi vonis yang diberikan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya kepada Wali Kota Blitar (nonaktif) M Samanhudi Anwar. Pemkot Blitar berharap Samanhudi tetap sabar dan tabah menghadapi putusan itu. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Blitar, Santoso, kepada wartawan, Jumat (25/1/2019).

Santoso mengatakan, selama ini masyarakat dan Pemkot Blitar terus memberikan suport moral kepada Samanhudi Anwar. Pemkot Blitar rutin menggelar doa bersama di gedung Kusumo Wicitro untuk mendoakan Samanhudi.

"Selama ini kami terus memberi suport moral ke Pak Wali. Mudah-mudahan Pak Wali tetap sabar dan tabah menghadapi putusan pengadilan itu," kata Santoso.

Seperti diketahui, Wali Kota Blitar (nonaktif) M Samanhudi Anwar dijatuhi vonis hukuman pidana lima tahun penjara dan denda Rp 500 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya. Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman pencabutan hak politik untuk Samanhudi selama lima tahun.

Menurut Santoso, Samanhudi masih pikir-pikir dengan vonis yang diberikan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya. Samanhudi punya waktu seminggu untuk merenungkan langkah apa yang akan diambil terhadap putusan hakim. Apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan itu.

"Pak Wali masih punya waktu merenung. Kami berharap apapun keputusan yang diambil Pak Wali, adalah yang terbaik," ujar Santoso.

Soal sistem pemerintahan di Pemkot Blitar setelah ada vonis untuk Samanhudi, Santoso mengaku masih belum memikirkan. Tapi, dia menjamin sistem pemerintahan di Kota Blitar tetap berjalan normal. Pelayanan terhadap masyarakat tidak akan terganggu. "Kami belum memikirkan itu, kami kasus Pak Wali inkrah dulu," katanya. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved