Minggu, 19 April 2026

Kabar Gresik

Cuaca Buruk, Pelayaran Maupun Penerbangan Ke Pulau Bawean Belum Normal

Semua kapal tidak beroperasi dalam beberapa hari terakhir berawal dari BMKG memberikan zona merah sehingga adanya larangan.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ist
Cuaca buruk sejumlah kapal penyeberangan ke pulau Bawean berhenti beroperasi di Gresik. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Penerbangan maupun pelayaran menuju Pulau Bawean saat ini sedang dihentikan akibat cuaca buruk. Diperkirakan, seluruh transportasi akan kembali normal pada Selasa (29/1/2019).

Kasi Pelayaran Angkutan Laut Dishub Gresik, Amri menegaskan, sejak senin kemarin transportasi yang akan menuju pulau Bawean maupun sebaliknya mengalami kendala. Semuanya tidak beroperasi dalam beberapa hari terakhir berawal dari BMKG memberikan zona merah sehingga adanya larangan.

Pihaknya memastikan, pada Selasa (29/1/2019) seluruh armada kapal akan kembali normal. "Selasa depan semua armada kapal bisa beroperasi," ujarnya, Sabtu (26/1/2019).

KM Bahari Ekpres dan KM Natuna Expres akan kembali melayani pelayaran menuju Pulau Bawean. Sedangkan untuk KM Gili tidak bisa dipastikan karena kapal angkutan barang itu posisi terakhir di perairan Paciran.

Sementara itu, pihaknya juga meminta agar izin penerbangan jalur Bawean-Surabaya harus di update setiap tahunnya. Karena setiap bulan Januari, maskapi penerbangan tidak menerima penumpang.

Ia berharap proses lelang segera cepat selesai, karena jalur udara menjadi alternatif selain jalur laut menuju pulau Bawean. "Supaya wisatawan tidak memiliki kendala ketika hendak berkunjung kesini," tambahnya.

Saat ini operasi penerbangan pesawat dari Bawean - Surabaya diberhentikam akibat lelang masa kontrak izin penyedia maskapai habis

Maskapai Airfast Indonesia yang sebelumnya menerima jasa penerbangan kini tak lagi mengudara, Dishub Gresik tidak bisa memastikan kapan akan beroperasi lagi karena semua lelang yang menghandle pemerintah pusat.

Sekedar informasi, seluruh transportasi di Kepulauan Bawean, baik pesawat maupun armada kapal laut dari beberapa hari yang lalu berhenti beroperasi.

Tinggi gelombang yang mencapai 4 sampai 5 meter itu membuat BMKG memberikan larangan beroperasi. Cuaca diperkirakan akan kembali normal pada Senin (28/1) besok. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved