Breaking News:

Malang Raya

Hari Pertama Pemberlakuan Aturan, Banyak Mahasiswa Coba Naik Bus Pengantar Masuk Ke FIA UB Malang

Dampak pemberlakuan kawasan kampus berstiker, semua jenis kendaraan umum seperti ojek online hanya bisa ngedrop penumpang di depan gerbang UB Veteran.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Achmad Amru Muiz

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sebanyak dua minibus dari Kementrian Perhubungan dan satu mobil Kia Pregio diaktifkan sebagai mobil pengantar mahasiswa sejumlah fakultas di Universitas Brawijaya (UB), Senin (28/1/2019). Hal ini sebagai dampak pemberlakuan kawasan kampus berstiker.

Dengan demikian, semua jenis kendaraan umum seperti ojek online hanya bisa ngedrop penumpang di depan gerbang UB Veteran.

"Lho..gak oleh melbu maneh saiki?" tanya driver Grab saat menurunkan penumpang di depan gerbang. Driver ojol lain menjawab tidak boleh. "Ini aturan mulai hari ini," kata driver Gojek.

Nella Valensia, mahasiswa FIA UB yang biasa naik gojek setiap hari ke kampus memilih naik minibus yang melewati FIA. Ia naik dari depan FK dimana ada minibus ngetem. "Ayo saya antar. Biar satu penumpang akan saya antar agar tidak terlambat," ujar Candra Prawibisono, driver minibus pada suryamalang.com.

Nella naik sendirian. "Memang saya kurang tahu kalau ada bus. Tapi kalau ada kendaraan ini ya enak," jelas Nella pada suryamalang.com yang ikut naik minibus itu. Ia turun di belakang kampus FIA dan tinggal jalan menuju gedung utama. Kuliahnya dimulai pukul 09.15 WIB.

Usai mengantar satu mahasiswa, kendaraan khusus kampus tersebut kembali balik ke pangkalan menunggu penumpang. Dijelaskan Candra, tadi pagi banyak mahasiswa yang naik busnya. Sementatara pantauan di gerbang JL Veteran, mahasiswa yang masuk jika kendaraannya belum berstiker menunjukkan KTM. Sedang tamu-tamu diberi kartu identitas. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved