Kabar Jambi

Pelajar SMP Gantung Diri Gara-gara Orangtua Sering Cekcok hingga Merasa Tak Diperhatikan

Seorang pelajar SMP gantung diri di dapur rumahnya, Dusun Sukamaju, Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Pelajar SMP Gantung Diri Gara-gara Orangtua Sering Cekcok hingga Merasa Tak Diperhatikan
istimewa
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, SAROLANGUN - Seorang pelajar SMP gantung diri di dapur rumahnya, Dusun Sukamaju, Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wiralaksana S.IK, M.AP melalui Kabag Ops Kompol Agus mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Selasa (29/1/2019) sekira pukul 11.00 WIB.

Awalnya, dua adik korban melihat kakaknya yang sudah tergantung, lalu berteriak dan memanggil tetangga.

Para tetangga langsung ke rumah korban dan melihat posisi korban sudah tergantung di ruang dapur. Lalu warga berusaha melepas tali gantungan dengan cara dipotong menggunakan pisau.

Sementara itu Kapolsek Pauh, AKP Tohir mengatakan, dari hasil penyidikan dan penelusuran tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan surat yang diduga ditulis korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Surat tersebut menuliskan tentang kekecewaannya terhadap kedua orangtuanya yang sering cekcok.

Dikatakan Kapolsek, tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian tersebut murni bunuh diri terlihat dari bekas jeratan tali yang ada di leher korban.

Dugaan sementara, kata Kapolsek, motifnya korban kecewa dengan orangtua korban karena sering ribut dan korban kurang diperhatikan oleh orangtuanya. 

"Anak tu, meraso dak diperhatikan orangtua yang sering ribut jadi dio kesal," katanya.

Pada hari itu juga sekira pukul 12.30 WIB, korban langsung dimakamkan di TPU Dusun Sukamaju Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh.

Halaman
12
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved