Kabar Tulungagung

Polisi Tetap Selidiki Kecelakaan Maut Mobil Avanza Masuk Sungai Brantas di Tulungagung

Proses pencarian korban dan evakuasi mobil Toyota Avanza yang terjun ke Sungai Brantas Desa/Kecamatan Ngunut telah selesai dilakukan.

Polisi Tetap Selidiki Kecelakaan Maut Mobil Avanza Masuk Sungai Brantas di Tulungagung
David Yohanes - SuryaMalang.com
Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, Rabu (30/1/2019) saat di dermaga Pema Ngunut bersama Forkopimda. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG  - Proses pencarian korban dan evakuasi mobil Toyota Avanza yang terjun ke Sungai Brantas Desa/Kecamatan Ngunut telah selesai dilakukan.

Namun penyelidikan kasus ini masih berjalan di kepolisian.

Hal ini diungkapkan Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, Rabu (30/1/2019) saat dermaga Pema Ngunut bersama Forkopimda.

"Penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap unsur kelalaian dalam kejadian itu," ujar Tofik.

Sejauh ini polisi telah meminta keterangan empat orang saksi.

Namun belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami tidak gegabah untuk menetapkan tersangka sebelum bukti dan saksi mencukupi. Sudah ada empat saksi, termasuk sopir mobil," ungkap Tofik.

Sebelumnya proses meminta keterangan saksi sempat dihentikan, untuk memberi kesempatan keluarga memakamkan para korban

Penyidik kepolisian nantinya juga memeriksa kondisi mobil yang terjun ke Sungai Brantas ini.

Pemeriksaan untuk melihat kelayakan mobil. Sebab ada kemungkinan, kecelakaan terjadi karena kondisi mobil yang tidak layak jalan.

Sebuah mobil Toyota Avanza L 1147 BF warna silver terjatuh ke Sungai Brantas, di penyeberangan Pema, Desa/Kecamatan Ngunut, Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Sopir mobil Waridi (56), warga Rungkut Lor, Gang 9 Nomor 5 berhasil selamat.

Tiga penumpang ikut hilang bersama mobil, mereka adalahi dua anak Waridi: Fitri Nursyam (34) dan Siti Yuniati (32) serta kakak Waridi, Siti Alfiah (61).

Dua penumpang lainnya juga selamat, karena turun dari mobil saat tiba di dermaga penyeberangan.

Keduanya adalah Sholikatin (56), istri Waridi dan Imam Shodikin, adik Waridi, warga Desa Bendo Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar

Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved