4 Fakta Pernikahan Bocah SD & SMP di Kalimantan yang Viral, Pihak Keluarga Mengaku Terpaksa

Pernikahan Anak di Bawah Umur yang dilakukan sepasang bocah (SD dan SMP) di Kalimantan viral di medsos, berikut fakta-faktanya

4 Fakta Pernikahan Bocah SD & SMP di Kalimantan yang Viral, Pihak Keluarga Mengaku Terpaksa
Instagram Habar Kalimantan
Fakta tentang pernikahan bocah SD dan SMP di kalimantan 

SURYA.co.id - Pernikahan Anak di Bawah Umur yang dilakukan sepasang bocah (SD dan SMP) di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat (1/2/2019), menjadi viral di media sosial.

Sejumlah fakta tentang pernikahan Anak di Bawah Umur bocah SD dan SMP di Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan akhirnya terungkap

Dilansir dari Banjarmasin Post dalam artikel 'Pernikahan Anak di Bawah Umur di Halong Ungkap 4 Fakta, Umur Belasan Hingga Alasan Keluarga', pernikahan anak di bawah umur ini terjadi pada si perempuan berinisial D berusia 15 tahun duduk di kelas 2 SMP dan si laki-laki berinisial AD berusia 14 tahun duduk di kelas 5 SD

Berikut sejumlah fakta terkait kabar pernikahan anak di bawah umur di Halong yang juga beredar dan menjadi viral di media sosial (medsos)

1. Pengakuan Pihak Keluarga

Sang ayah dari mempelai pria DA, secara  terang-terangan mengakui anak laki-lakinya memang sudah menikah.

Disampaikannya, pernikahan ini ditempuh setelah pihak keluarga berunding dan juga meminta masukan ke beberapa pihak lainnya.

Fakta-fakta Heboh Ratusan Massa OKP yang Turun ke Jalan dan Lakukan Konvoi di Medan, Videonya Viral

Dukungan Mulan Jameela untuk Dul & Al Setelah Ahmad Dhani Dipenjara, Katanya Akan Bertemu Hari ini

Surat Cinta Della Perez Adik Mendiang Julia Perez Bikin Ia Terjerat Prostitusi Artis, Ibunda Kaget

Komentar Muhaimin Iskandar Soal Video Dul Jaelani Nangis di Konser Dewa 19 Malaysia Cuma 11 Kata

2. Alasan Pernikahan

Pernikahan anak di bawah umur yang terjadi ini karena pihak keluarga ingin menyelamatkan kedua anak yang sudah saling dekat dalam beberapa bulan terkahir ini, dari perbuatan yang dilarang agama dan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Terpaksa dinikahkan, karena tidak mau ditegur lagi, ditegur di rumah kabur ke rumah perempuannya, ditegur di rumah perempuan kabur ke rumah orang lain," kata Ayah DA.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved