Malang Raya

Target Meningkat Jadi Rp 162 Miliar, Samsat Karangploso Malang Gandeng Bakso Bakar Layani WP

Tahun 2018, target dipatok mencapai Rp 156 miliar. Dengan kenaikkan 3 persen untuk 2019, maka target yang dipatok menjadi sebesar Rp 162 miliar.

Target Meningkat Jadi Rp 162 Miliar, Samsat Karangploso Malang Gandeng Bakso Bakar Layani WP
suryamalang.com/Benni Indo
Kepala UPT PPD Bapenda Provinsi Jawa Timur, Hery Santoso saat melihat proses gesek nomor sebuah mobil di Samsat Karangploso. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Target Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur (Bapenda Jatim) UPT Pengelola Pendapatan Daerah (PPD) Wilayah Malang Utara dan Kota Batu di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Karangploso naik 3 persen dari tahun sebelumnya.

Tahun 2018, target yang dipatok adalah senilai Rp 156 miliar. Dengan kenaikkan 3 persen untuk 2019, maka target yang dipatok menjadi sebesar Rp 162 miliar.

Untuk mencapai target itu, petugas di Samsat Bersama Karangploso pun harus kerja keras. Petugas memperbaiki layanan dan fasilitas agar para wajib pajak bisa memenuhi kewajibannya.

Kepala UPT PPD Bapenda Provinsi Jatim wilayah Malang Utara dan Kota Batu, Hery Santosa mengatakan, dengan memberikan pelayanan yang baik ditunjang fasilitas kenyamanan, maka para wajib pajak akan merasa senang.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap pelayanan khususnya yang ada di Samsat Karangploso,” ungkap Hery.

Saat ini, UPT PPD Provinsi Jatim wilayah Malang Utara yang membawahi Samsat Karangploso dan Batu, juga melancarkan program progresif lainnya. Hal itu dilakukan agar capaian target tepenuhi.

“Itu target khusus untuk Malang Utara dan Kota Batu. Makanya, berbagai program kami lakukan untuk mendekatkan pada masyarakat supaya dapat merangsang  wajib pajak dengan memberikan pelayanan perpajakan yang semakin mudah, cepat dan nyaman,” jelasnya.

Selain itu, tambah Hery, pihaknya juga meningkatkan pelayanan dengan cara jemput bola pada masyarakat. Bersama pihak kepolisian, membuat program yang menggandeng Bakso Bakar di desa Jabung, dan SOS di Pujon untuk melakukan Pemeriksaan administrasi kendaraan bermotor dan pemeriksaan kendaraan mati pajak.

“Kemudahan pelayanan itu mendapat respon positif dari masyarakat. Buktinya, di  Samsat Karangploso, tampak ratusan WP baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) secara tertib antri untuk bayar pajaknya,” tegasnya.

Sementara itu, Baur STNK Samsat Karangploso, Aipda Herman menyampaikan, program Bakso Bakar ini merupakan inovasi dari Sat-Lantas Polres Malang yang digagas oleh Kanit Regident Polres Malang, Iptu Yudhi Anugrah Putra. Program itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraannya.

“Program Bakso Bakar merupakan bentuk pelayanan yang dilakukan oleh Samsat untuk mempermudah masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) baik R2 maupun R4,” tandasnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved