Kabar Kediri

Hengky Setor Rp 600 Juta Demi Investasi di PT Gudang Garam, Ternyata Tertipu Komisaris Gadungan

SA mengaku anggota komisaris PT Gudang Garam. Kasus penipuan ini telah ditangani penyidik Satreskrim Polresta Kediri.

Hengky Setor Rp 600 Juta Demi Investasi di PT Gudang Garam, Ternyata Tertipu Komisaris Gadungan
didik mashudi - suryamalang.com
Pengacara Akson Nul Huda saat mendatangi Kantor Satreskrim Polresta Kediri, Rabu (6/2/2019). Kliennya bernama Hengky tertipu Rp 600 juta oleh SA yang mengaku sebagai anggota komisaris PT Gudang Garam. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Berbekal selembar obligasi palsu, SA menipu Hengky (45) hingga dirugikan ratusan juta.

Dalam setiap aksinya SA mengaku anggota komisaris PT Gudang Garam. Kasus penipuan ini telah ditangani penyidik Satreskrim Polresta Kediri.

Akson Nul Huda, pengacara korban menjelaskan, SA mengelabuhi korbannya dengan memperlihatkan obligasi palsu.

Dengan berbekal obligasi palsu itu Hengky, pengusaha warga Jl Mauni, Kota Kediri akhirnya terpedaya.

Kepada korban jika ikut menginvestasikan sahamnya bakal mendapatkan keuntungan 10 persen setiap bulannya. Akibat iming-iming itu Hengky menyerahkan uangnya secara bertahap sejak April 2018 hingga total jumlahnya mencapai Rp 600 juta.

Namun setelah uang disetor semua, janji dan iming-iming keuntungan yang dijanjikan SA tak kunjung dipenuhi. Termasuk upaya Hengky untuk menarik kembali uangnya juga tidak membuahkan hasil.

Malahan pelaku selama ini selalu berdalih dan berupaya menghindar. Diduga korban penipuan dengan kedok menawarkan obligasi palsu ini lebih dari satu orang.

"Dugaan kami penipuan yang dilakukan dengan modus menawarkan obligasi palsu korbannya banyak. Namun yang telah melaporkan polisi baru klien yang saya dampingi," jelas Akson.

Saat ditanya apakah pelaku menggunakan ilmu hipnotis untuk mengelabuhi korban ? Akson menjelaskan, pelaku SA selama ini menjanjikan iming-iming dan kata-kata manis yang menggiurkan kepada korban.

Sementara usai mendatangi Satreskrim Polresta Kediri, Akson menaruh harapan besar kasus yang menimpa kliennya bakal segera ditindaklanjuti.

"Dari penjelasan petugas, kasus yang kami laporkan telah ditindaklanjuti. Malahan perkaranya tinggal menunggu gelar perkara," jelasnya.

Saat ini keberadaan SA juga tidak diketahui, karena kabur setelah mengetahui kasusnya dilaporkan polisi. "Untuk mencari pelakunya tugasnya bapak Polisi," tambahnya.

Sementara Kasat Reksrim Polresta Kediri AKP Andy PM saat dikonfirmasi menjelaskan, masih perlu meminta keterangan sejumlah saksi. Karena ada saksi yang dipanggil tapi masih belum datang.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved