Kabar Probolinggo

Wujudkan Desa Kelurahan Siaga Aktif, Dinkes Probolinggo Gelar Revitalisasi

Melalui desa atau kelurahan siaga aktif ini diharapkan kasus-kasus penyakit baik menular maupun tidak menular dapat ditekan.

Wujudkan Desa Kelurahan Siaga Aktif, Dinkes Probolinggo Gelar Revitalisasi
suryamalang.com/Galih Lintartika
Kegiatan revitalisssi untuk mewujudkan Desa/Kelurahan Siaga Aktif di Probolinggo 

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sedang menyiapkan desa dan kelurahan siaga aktif di Kabupaten Probolinggo.

Melalui desa atau kelurahan siaga aktif ini diharapkan kasus-kasus penyakit baik menular maupun tidak menular dapat ditekan, masyarakat aktif mengembangkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dan mewujudkan lingkungan yang sehat.

Maka dari itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan revitalisasi desa dan kelurahan siaga aktif bagi petugas kesehatan di desa se-Kabupaten Probolinggo, Kamis (7/2/2019).

Kegiatan ini digelar di Paseban Sena Hotel dan Restoran Probolinggo dengan tujuan meningkatkan kapasitas petugas kesehatan di desa, mulai dari perawat dan bidan di desa.

Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo, Sri Rusminah mengungkapkan, upaya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan ditujukan untuk mencapai target di tahun 2018 yaitu indikator desa siaga aktif Purnama Mandiri 13 persen dan Posyandu Purnama Mandiri 72 persen.

“Hasil capaian di Kabupaten Probolinggo tahun 2018, untuk posyandu purnama mandiri sudah melebihi target yaitu 74 persen. Sedangkan desa/kelurahan siaga PURI belum mencapai target yaitu sebesar 1 persen,” ungkapnya.

Menurut Rusminah, di samping itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan cakupan dan kualitas desa siaga aktif PURI di Kabupaten Probolinggo. Dan hal itu juga meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan prioritas.

"Untuk mewujudkan hal tersebut, maka upayanya adalah meningkatkan kegiatan pengembangan desa/kelurahan siaga aktif agar meningkat stratanya,” tambah dia.

Sementara Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengharapkan, kegiatan ini bisa mendorong kemandirian masyarakat untuk menjaga kesehatan, baik dalam upaya menciptakan layanan kesehatan yang baik maupun mengupayakan pembiayaan kesehatan.

“Dampak yang kami harapkan dari kegiatan ini akan menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang saat ini menjadi permasalahan kita bersama,” katanya.

Selama kegiatan ini para perawat dan bidan ponkesdes ini mendapatkan materi kebijakan dan strategi peningkatan desa/kelurahan siaga aktif, P4K, pencatatan dan pelaporan P4K, Survey Mawas Diri (SMD), Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), telaah desa siaga, poskesdes, pencatatan dan pelaporan desa siaga serta sarana alkes dalam mendukung penanganan kegawatdaruratan di desa. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved