Malang Raya
Anggota DPRD Klarifikasi Siswa Dikeluarkan di SMPN 13 Kota Malang
Empat anggota DPRD Kota Malang dari Komisi D yaitu Rusman Hadi, M Taufiq, Joko Supriono dan Sugiono mengunjungi SMPN 13
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Empat anggota DPRD Kota Malang dari Komisi D yaitu Rusman Hadi, M Taufiq, Joko Supriono dan Sugiono mengunjungi SMPN 13, Jumat (9/2/2019).
Tujuannya mengklarifikasi laporan warga terkait dikeluarkannya sejumlah siswa di sekolah itu.
“Isu awalnya 27 siswa, kemudian 16 dan terakhir 4 siswa,” jelas Sugiono, Sekretaris Komisi D kepada SURYAMALANG.COM usai bertemu kepala SMPN 13 untuk klarifikasi.
Dasar dikeluarkan karena ada alasan yang tidak ditolerir dengan dasar poin di tata tertib.
Dimana siswa poinnya sudah maksimal yaitu 120.
Ia menyebut yang dilanggar soal narkoba. Usai bertemu kasek, ternyata wali murid itu datang.
Dari pembicaraan mereka dengan anggota dewan antara lain anak-anak ada yang menolak masuk ke sekolah swasta.
Setelah itu, dilakukan pertemuan lagi dengan kepala sekolah dan wali murid dan dua anggota dewan di ruang perpustakaan.
Dua orang dewan itu adalah Rusman Hadi dan Sugiono. Usai pertemuan, walimurid tidak mau dikonfirmasi wartawan.
Namun dijelaskan Rusman usai pertemuan, bahwa tiga siswa tetap sebagai siswa SMPN 13 dengan konsekuensi tidak naik kelas.
Sedang satu siswa sudah terlanjur pindah ke sekolah swasta. Semuanya siswa kelas 7.
“Ini buat pembelajaran juga buat siswa,” jelasnya.
Dalam surat perjanjian yang ditandatangani orang tua, sebelumnya, disebutkan bagi terlibat narkoba dikembalikan ke ortu.
Tapi sekolah tidak mengembalikan siswa tapi dipindahkan ke sekolah lain.
Dari pembicaraan ortu sebelum bertemu kepala sekolah, anak mereka tidak mau dipindah ke sekolah swasta.
“Anaknya gak mau,” ujar seorang walimurid saat bicara dengan anggota dewan.
Dari pihak sekolah tidak bersedia memberi pernyataan atas hal ini karena sudah disampaikan anggota dewan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wali-murid-dengan-dua-anggota-dprd-kota-malang-komisi-d-di-smpn-13-sebelum-bertemu-kepala-sekolah.jpg)