Kabar Surabaya

Pejabat Dinkes Surabaya Sebut Virus Flu Babi Mati Pada Suhu di Atas 70 Derajat Celcius

Mengantisipasi terjangkitnya virus flu babi, warga Surabaya dihimbau hindari bepergian ke suatu negara yang memiliki riwayat kasus flu babi.

Pejabat Dinkes Surabaya Sebut Virus Flu Babi Mati Pada Suhu di Atas 70 Derajat Celcius
epainassist
FLU BABI - Istilah lainnya: Swine Flu atau Swine Influenza (H1N1 Virus). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA -  Kepala Bidang Peternakan dan Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkot Surabaya, Meita Irene Wowor, mengatakan, babi yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) tergolong aman.

Masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan potensi penularan virus saat hewan tersebut menjalani proses pemotongan di RPH.

Prosedur pemotongan hewan di RPH, terang Meita, telah terstandarisasi dan memperhatikan aspek klinis, kehalalan dan kualitas daging.

Sehingga dapat dipastikan, persebaran virus tersebut sangat kecil.

"Kami menempatkan dokter hewan yang memeriksa hewan yang dipotong antem mortem atau post mortem," katanya. 

Meita menerangkan, sebelum hewan diangkut menggunakan kendaraan untuk dikirim ke RPH, petugas kesehatan sudah mengecek kesehatan hewan.

"Jadi kami sudah lakukan filter kesehatan sebanyak dua kali, nanti petugas buat Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SUKA)," katanya.

Setelah babi disembelih oleh petugas, satu tahap lagi yang dapat memastikan hewan itu steril dari berbagai penyakit dan virus, yakni keseluruhan tubuh babi dicelupkan ke air mendidih.

"Virus itu akan mati di atas suhu 70 derajat Celcius, apalagi persebaran virus hanya bisa melalui udara. Jadi aman saat daging diolah," tandasnya.

ANTISIPASI

Halaman
12
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved