Pengaturan Skor Liga Indonesia

Arema FC 'Tuntut' Mata Najwa Setelah Disebut Terlibat Pengaturan Skor Liga 1 & Piala Presiden 2018

Pihak manajemen Arema FC pun merespon hal itu dengan lebih menyorot dan menuntut sisi keberimbangan isi tayangan.

Kolase - Suryamalang.com/Dya Ayu - Instagram/@matanajwa
Arema FC melalui Media Officer, Sudaramaji tuntut ada keberimbangan informasi dalam tayangan program Mata Najwa yang salah satu nara sumbernya menyebut Arema terlibat pengaturan skor di Liga 1 dan Piala Presiden 2018. 

Meski meminta ada keseimbangan berita dari dua pihak (keterangan pihak perangkat pertandingan dan pihak Arema FC) manajemen Arema FC memilih untuk mengabaikan tudingan untuk saat ini.

Sudarmaji mengatakan, tim saat ini memilih fokus untuk persiapan menjamu Persib Bandung dan persiapan menjadi tuan rumah Piala Presiden daripada memikirkan soal penyebutan nama Arema sebagai tim yang diduga melakukan pengaturan skor.

"Kami lebih memilih fokus mmpersiapkan Piala Indonesia dan Piala Presiden, karena sepak bola sebagai hiburan rakyat tidak boleh tersandera. Kami sangat percaya dengan para penegak hukum," kata Sudarmaji pada Suryamalang.com.

Mr X yang diwawancarai sebagai perangkat pertandingan di acara Mata Najwa menyebut Arema FC dua kali.

Arema disebut terlibat pengaturan skor dalam pertandingan di Liga 1 dan Piala Presiden di musim 2018.

Seperti diketahui selain Arema, ada beberapa nama klub lain yang disebutkan oleh Mr X Rabu malam, di antaranya Bhayangkara FC dan Borneo FC.

Mr X langsung menyebut laga Arema FC VS Borneo FC ketika diminta menyebut salah satu contoh pertandingan Liga 1 yang diatur oleh perangkat pertandingan. 

Mr X juga menyebut pertandingan Arema FC lawan Borneo FC di Liga 1 2018 diatur atas permintaan IB, yang disebutnya sebagai anggota Exco PSSI.

"Diperintahkan supaya Arema menang (oleh IB),"  ujar Mr X dalam wawancara Mata Najwa

Disebutkan juga, untuk kompensasi pengaturan pertandingan supaya Arema menang perangkat wasit mendapat imbalan Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.

Halaman
1234
Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved