Senin, 1 Juni 2026

Kabar Bangkalan

Diduga Mabuk, Pria Asal Bangkalan Tega Bacok Istrinya yang Hamil Tua

Pria asal Bangkalan, Sahrullah (22) tega menghajar dan membacok istrinya, Maisaroh (22) yang sedang hamil tua.

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/A Faisol
Sahrullah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tanah Merah, Bangkalan 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Sahrullah (22) tega menghajar dan membacok istrinya, Maisaroh (22) yang sedang hamil tua.

Kini pria asal warga Desa Landak Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan itu harus mendekam di penjara Polsek Tanah Merah.

Sedangkan Maisaroh (22) harus melahirkan anak pertamanya dengan kondisi luka robek di pundak kiri akibat bacokan suaminya.

“Anaknya perempuan. Suami korban tidak mendampingi karena sudah ditahan di Mapolsek,” ungkap AKP Andi Bahtera, Kapolsek Tanah Merah kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (22/2/2019).

Maisaroh melahirkan anak pertamanya di Puskesmas Tanah Merah pada Rabu (20/2/2019) sore.

Beberapa jam sebelum melahirkan, Maisaroh dianiaya Sahrullah pada pukul 04.00 WIB.

Selain luka robek di pundak kiri, Maisaroh juga menderita luka memar di pipi kiri dan pipi kanan.

Selain itu, mata kanan, lengan kiri, lengan kanan, dan punggung telapak kaki kanan juga mengalami luka memar.

“Luka robeknya lumayan parah. Korban harus dijahit empat,” katanya.

Selain itu, kehamilan Maisaroh sudah mengalami pembukaan, dan kontraksi sampai pendarahan.

Lalu korban memilih ke bidan desa untuk mendapat penanganan awal.

“Lantas dia dirujuk ke Puskesmas Tanah Merah sampai melahirkan. Di situlah korban membuat laporan,” paparnya.

Penganiayaan itu berawal dari pertengkaran pada Selasa (19/2/2019) sore.

Kala itu Sahrullah minta Maisaroh kembali ke orang tuanya.

Karena sudah malam dan jauh, korban memilih bertahan bersama suaminya.

“Suami-istri itu memang bermasalah. Diduga si suami ada perempuan lain,” ujar Andi.

Usai cekcok, Sahrullah meminjam ponsel Maisaroh pada Selasa malam.

Kemudian Sahrullah pergi menonton orkes dangdut.

“Bahkan suaminya sempat ke Surabaya, dan baru pulang pada dini hari,” tuturnya.

Pasangan suami istri ini kembali cekcok pada Rabu pagi.

Maisaroh menanyakan ponsel miliknya yang dibawa Sahrullah. Namun, Sahrullah tidak memberikan ponsel tersebut.

“Tersangka mengatakan bahwa ponsel itu sudah tidak ada. Padahal istrinya tahu jika ponsel masih baru dibuat telepon,” paparnya.

Sahrullah lantas kalap. Dia menampar pipi korban. Tersangka juga memukul dan menendang lengan korban.

Bahkan tersangka juga membacok pundak kiri korban menggunakan pisau.

Andi menduga Sahrullah masih di bawah pengaruh alkohol sehingga berbuat di luar batas kewajaran terhadap istrinya.

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, kami tangkap Sahrullah beberapa saat sebelum istrinya melahirkan,” terangnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved