Breaking News:

Kabar Surabaya

Jangan Asal Masuk Kamar Mandi Khusus Difabel di Taman Bungkul, Surabaya

Pengunjung atau penjual yang non-difabel di Taman Bungkul Surabaya yang menikmati fasilitas kamar mandi yang seharusnya hanya untuk penyandang difabel

Christine Ayu - SuryaMalang.com
Terlihat salah satu pengunjung mengantre di kamar mandi khusus difabel, area Taman Bungkul, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Fasilitas kamar mandi khusus yang seharusnya hanya diperuntukkan oleh para difabel ternyata masih saja disalahgunakan.

Masih ada saja pengunjung atau penjual yang non-difabel di Taman Bungkul Surabaya yang menikmati fasilitas kamar mandi yang seharusnya hanya boleh digunakan oleh para penyandang difabel tersebut.

Padahal, pada pintu masuk kamar mandi telah terdapat simbol yang menerangkan bahwa kamar mandi tersebut khusus diperuntukkan bagi para difabel.

Hal ini sangat disayangkan oleh Riza, salah seorang penyandang tuna daksa.

"Padahal sudah tersedia kamar mandi bagi yang non-difabel. Seharusnya yang kamar mandi bagi para difabel jangan digunakan," tuturnya.

Menurut Riza, kurangnya kesadaran pada masyarakat menjadi penyebab utama penyalahgunaan kamar mandi bagi para difabel tersebut.

"Seharusnya masyarakat sadar kalau kamar mandi itu hanya boleh digunakan oleh para difabel," imbuhnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Indra, penyandang tuna netra. Indra menuturkan, masyarakat umum telah disediakan kamar mandi sendiri.

"Tolonglah dihargai. Walaupun kamar mandi (difabel) itu tidak dipakai, kan tetap saja diperuntukkan bagi penyandang disabilitas," ungkap Indra.

"Takutnya nanti sebelum kami pakai, fasilitasnya sudah rusak. Fasilitasnya memang ada, tapi dalam keadaan rusak. Itu yang saya takutkan," lanjutnya.

Indra berharap agar pihak Taman Bungkul Surabaya memberikan teguran kepada masyarakat non difabel yang menggunakan fasilitas kamar mandi bagi  difabel agar tidak lagi disalahgunakan.

Sementara itu salah satu pelanggar, Lilis, seorang pelajar, menuturkan bahwa dirinya tidak tahu jika kamar mandi tersebut diperuntukkan bagi pada difabel.

"Saya tidak tahu karena kan memang bersebelahan dengan kamar mandi untuk orang non difabel. Saya kira sama saja, pintunya sama-sama terbuka," tutur Lilis.

"Soalnya kadang yang kamar mandi (non difabel) itu kan penuh, jadi pakai kamar mandi (difabel) ini," lanjutnya.

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved