Kabar Surabaya

Polda Jatim Tetapkan Tersangka Penipuan Investasi Apartemen

Tersangka Stephanus Setyabudi diduga menipu 278 investor yang menanamkan modal membeli unit Kondominium kerugian korban mencapai hingga Rp 55 miliar.

Polda Jatim Tetapkan Tersangka Penipuan Investasi Apartemen
Google
ilustrasi penipuan 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Penyidik Subdit Tipid Indagsi ( Industri Perdagangan) Ditreskrimsus Polda Jatim secara resmi menetapkan Direktur Utama PT Papan Utama Indonesia Stephanus Setyabudi sebagai tersangka kasus dugaan penipuan investasi Kondominium Hotel The Eden Kuta, Bali.

Tersangka Stephanus Setyabudi diduga menipu 278 investor yang menanamkan modal yakni membeli unit Kondominium kerugian korban mencapai hingga Rp 55 miliar.

Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Ambariyadi Wijaya membenarkan pihak Kepolisian sudah melakukam gelar perkara terhadap yang bersangkutan mengenai kasus dugaan penipuan hingga merugikan konsumennya sebagai investor.

"Sudah kami tetapkan tersangka (Stephanus Setyabudi)," ujarnya saat dikonfirmasi Suryamalang.com di Mapolda Jatim, Jumat (22/2/2019).

Ambar menjelaskan, pihaknya sudah memberikan informasi resmi mengenai penetapan tersangka Stephanus Setyabudi warga Semolowaru, Sukolilo Surabaya pada Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang diberikan kepada kuasa hukum pelapor, Mulyadi SH.

"Penyidikan terhadap penetapan tersangka yang bersangkutan tanggal 14 Februari kemarin," jelasnya.

Ditambahkannya, pemeriksaan yang bersangkutan sebagai tersangka ditunda sesuai surat pemberitahuan dari penyidik ke pihak Kejaksaan Tinggi Negeri Jawa Timur.

"Atas permintaan pemeriksaan dilakukan minggu depan, kalau tidak salah Selasa atau Kamis pekan depan," ujarnya.

Sementara Kuasa hukum pelapor, Mulyadi mengatakan, pihaknya sudah memperoleh SP2HP penetapan tersangka kasus penipuan konsumen investor Kondominium pada 14 Februari 2019. Pihaknya mewakili kliennya
Theng Chandra Tendian sebagai pelapor kasus tersebut. Pihaknya mengapresiasi kinerja penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim yang sudah menetapkan tersangka.

"Kami berharap perkembangan terhadap kasus perlindungan konsumen sesuai UU diusut hingga ke peradilan, karena kami betul-betul mencari keadilan," terangnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved