Kota Batu

Pemkot Batu Bakal Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar untuk Permak Tampilan Pasar Batu

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan proyek ini merupakan impian yang harus segera diwujudkan. Anggaran itu nanti diambil dari anggaran APBD

SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Pedagang buah mengemas buah apel hasil panen di bangunan Pasar Batu unit buah, beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Rencana pembangunan Pasar Batu di Jalan Dewi Sartika, Kota Batu, sebentar lagi akan segera terwujud. Pembangunan ini adalah proyek besar, maka Pemkot Batu tidak bisa main-main.

Bahkan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Pasar Batu sekitar Rp 100 Miliar. Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan proyek ini merupakan impian yang harus segera diwujudkan. Anggaran itu nanti diambil dari anggaran APBD.

"Bisa nanti APBD 2019 tahun ini, makanya kami matangkan dulu rencana yang detail. Desainnya yang betul-betul mendukung Kota Batu sebagai Kota Wisata," kata Dewanti, Minggu (24/2/2019).

Dewanti Rumpoko juga mengungkapkan kalau ia segera mewujudkan impian Wali Kota Batu sebelumnya, yaitu Eddy Rumpoko yang juga suaminya. Penggunaan anggaran melalui APBD ini agar tidak memberatkan pedagang. Ia tidak ingin ada gejolak ketika bangunan Pasar Batu mulai dibangun.

Rencananya memang mempersilakan kepada pihak ketiga, tapi ditakutkan akan memberatkan pedagang. "Kami pakai anggaran sendiri. Dari sisi anggaran kami masih mampu," tuturnya.

Pembangunan Pasar Batu yang dimaksud ialah perombakan total tampilan. Mulai dari pasar unit buah, unit tengah, kecuali unit sayur. Karena unit sayur sudah melalui pembangunan tahap pertama terlebih dahulu. Menurutnya memang Pasar Batu saat ini tidak layak, harus dirombak total.

Ada fasilitas kamar mandi, rest area, halaman parkir yang luas, tak kalah pentingnya tempat berjualan pedagang yang lebih bagus dan nyaman. Dewanti juga menuntut setelah bangunan ini jadi, pedagang juga diminta menjaga baik-baik pasar ini.

Pembangunan ini tidak lain ditujukan untuk masyarakat Kota Batu, pedagang, dan wisatawan.

"Kami beri tempat yang layak untuk pedagang di sini. Kasihan mereka harus berjualan ditakuti rasa was-was ya bocor ketika hujan," imbuhnya.

Diketahui desain Pasar Batu ini dipilih dari hasil sayembara desain pasar besar Kota Batu berjudul "Ruang yang lebih baik untuk Pasar Wisata" dan "Open Talk Urban Tourism".

Ketua Paguyuban Pasar Batu unit buah, Ilyas menambahkan sejak 1990 unit buah belum ada perbaikan sama sekali.

Luas unit buah ini sekitar 7500 meter persegi dan menampung lebih dari 50 pedagang buah.

"Sebenarnya ada 300 an pedagang mbak. Tapi karena banyak yang tidak aktif tidak berjualan di sini lagi, makanya berkurang," kata dia.

Oleh karena itu ia berharap pembangunan Pasar Batu ini dipercepat. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh pedagang kota Batu. Belum lagi kondisi jalan yang sering rusak saat musim hujan.

"Sangat setuju sekali adanya pembangunan di sini, kami bisa berjualan dengan tenang. Kami bisa mempromosikan hasil pertanian di Kota Batu," imbuhnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved