Rumah Politik Jatim

Prabowo ke Mojokerto, Katanya Elit Jakarta Berpotensi Bagi Uang Jelang Pemungutan Suara

Prabowo Subianto pada saat bertemu para petani di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto, Minggu (24/2/2019).

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: yuli
Instagram Dhanil Azhar
Dhanil Azhar dan Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mencurigai potensi pembagian uang jelang pemungutan suara, April 2019.

Hal ini dikatakan Prabowo Subianto pada saat bertemu para petani di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto, Minggu (24/2/2019).

Pada penjelasannya, Prabowo menyebut banyak elit di Jakarta yang berusaha mengakali rakyat.

"Saya selalu katakan, elit yang di Jakarta kehilangan akal sehat. Yang ada di mereka, keinginan mengakal-akali rakyatnya sendiri," kata Prabowo pada sambutannya di atas podium yang lantas disambut pekik "Betul" oleh para pendukungnya.

"Mereka memandang rakyat Indonesia, bodoh. Mereka memandang rakyat Indonesia bisa dibohongi," katanya.

"Nanti, menjelang tanggal 17 April, mereka sudah punya niat bagi-bagi uang, bagi-bagi ini, itu," katanya.

Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh hal itu. "Saudara-saudaraku, itu uang rakyat Indonesia sendiri," kata Ketua Umum Partai Gerindra ini.

"Tapi ketahuilah, bagi-bagi uang itu menyenangkan 1-3 hari. Tetapi, menghancurkan masa depan bangsa Indonesia, menghancurkan masa depan anak-cucumu," kata Prabowo yang lantas disambut gemuruh pendukungnya.

Berbeda dengan para elit tersebut, Prabowo bersama calon wakil presiden, Sandiaga Uno tak memiliki dana besar untuk bagi-bagi uang.

"Saya katakan di sini terang-terangan bahwa pasangan Prabowo-Sandi tidak mampu untuk itu," katanya.

"Kami tidak bisa bagi-bagi uang. Jangankan uang, bagi-bagi kaus pun tidak bisa. Baliho pun tak ada. Ini baliho yang di sini paling tadi malam baru dipasang. Iya kan? Baliho yang dipasang pun banyak yang dirobek-robek," katanya.

Meskipun tak banyak membuat alat peraga kampanye, pihaknya tetap meyakini dicintai oleh mayoritas rakyat Indonesia. "Tetapi, saya percaya baliho kita ada di hati rakyat Indonesia," katanya.

Ia kembali menegaskan bahwa tak ada niatan untuk mengakali rakyat. "Saya kalau bicara tidak pakai catatan, yang saya bicara, fakta yang sebenarnya. Tidak ada niatan saya untuk mengakal-akali," katanya kembali.

Untuk diketahui, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto bertemu dengan para petani se-Jawa Timur, Minggu (24/2/2019). Di acara ini juga dilakukan sesi tanya jawab antara perwakilan petani dengan Prabowo.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved